8 Manfaat Luarbiasa Asam Jawa; Kandungan Nutrisi dan Efek Samping

Asam jawa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, yang telah dipelajari termasuk kemampuannya untuk menenangkan peradangan, meningkatkan penglihatan, meningkatkan kesehatan pernapasan, memperbaiki kondisi kulit, dan meningkatkan sistem pencernaan. Asam Jawa juga diketahui bermanfaat sebagai obat alami untuk mengurangi rasa sakit, memperkuat sistem kekebalan tubuh, menurunkan demam, menurunkan kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung, dan melindungi dari parasit termasuk cacing.

Iklan

Asam Jawa

manfaat asam jawa

Asam jawa termasuk dalam keluarga tanaman Fabaceae yang memiliki nama ilmiah Tamarindus indica. Pohon asam  merupakan tanaman asli daerah tropis Afrika, tetapi saat ini telah tumbuh menyebar ke hampir seluruh daerah tropis di dunia karena merupakan sumber nutrisi yang bermanfaat serta disukai karena rasanya yang unik.

Asam jawa telah dibudidayakan sejak ribuan tahun lalu dan kemungkinan disebarkan ke Asia sekitar 5.000 tahun yang lalu. Baru sekitar 500 tahun yang lalu asam jawa telah sampai ke Amerika melalui penjelajah Spanyol. Amerika Selatan dan Meksiko sekarang merupakan konsumen dan pemasok terbesar asam jawa di seluruh dunia.

Rasa asam-manis

Asam Jawa adalah buah yang cukup lezat, memiliki rasa manis dan asam. Ia memiliki beragam kegunaan, baik untuk keperluan pengobatan tradisional maupun kuliner. Pohon asam adalah tanaman yang lebat berukuran sedang berdaun hijau, buah berbentuk polong yang memiliki cangkang coklat yang memanjang. Ketika cangkang asam dibuka, didalamnya terdapat daging yang lengket, dan berair yang membungkus biji yang keras; ini adalah yang diambil dari buah asam. Di bagian yang lengket inilah nutrisi dan rasa asam berada. Karena rasanya yang manis dan asam, kebanyakan orang cenderung langsung menyukainya ataupun langsung menolaknya.

Cara konsumsi Asam Jawa

Ada banyak cara untuk menikmati buah yang bergizi ini.

  • Asam jawa bisa dikonsumsi mentah
  • Bisa ditambahkan ke makanan penutup setelah matang
  • Dikeringkan dan dihaluskan untuk dibuat bumbu
  • Sering digunakan dalam selai dan saus
  • Diolah menjadi permen di beberapa bagian dunia
  • Diolah menjadi minuman
  • Sebagai bahan untuk memasak sayur atau sup dalam hidangan Asia dan Amerika Selatan.

Yuk cari tahu lebih banyak tentang kandungan asam jawa yang menjadikannya sebagai bagian yang  penting dalam diet Anda.

Fakta Kandungan Nutrisi Asam Jawa

kandungan asam jawa

Asam menyediakan energi dan gula beserta dengan nutrisi penting termasuk vitamin dan mineral yaitu potasium, fosfor, magnesium, kalsium, zat besi , natrium, seng, niasin, riboflavin, tiamin, folat, vitamin A, vitamin C dan vitamin K. Asam jawa juga menyediakan sejumlah senyawa yang memiliki manfaat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat.

TABEL NUTRISI ASAM JAWA PER-PORSI 100g (sumber: USDA)

NUTRISI Nilai
Air [g] 31.4
Energi [kkal] 239
Protein [g] 2.8
Total lipid (lemak) [g] 0,6
Karbohidrat [g] 62.5
Serat  [g] 5.1
Gula  [g] 38.8
Kalsium, Ca [mg] 74
Besi, Fe [mg] 2.8
Magnesium, Mg [mg] 92
Fosfor, P [mg] 113
Kalium, K [mg] 628
Sodium, Na [mg] 28
Seng, Zn [mg] 0,1
Vitamin C, total asam askorbat[mg] 3.5
Tiamin [mg] 0,43
Riboflavin [mg] 0,15
Niasin [mg] 1.94
Vitamin B-6 [mg] 0,07
Folat, DFE [?g] 14
Vitamin B-12 [µg] 0
Vitamin A, RAE [?g] 2
Vitamin A, IU [IU] 30
Vitamin E (alfa-tokoferol) [mg] 0,1
Vitamin D (D2 + D3) [ug] 0
Vitamin D [IU] 0
Vitamin K (phylloquinone) [?g] 2.8
Asam lemak jenuh [g] 0,27
Asam lema tak jenuh tunggal [g] 0,18
Asam lemak tak jenuh ganda[g] 0,06
Asam lemak trans [g] 0
Kolesterol [mg] 0
Kafein [mg] 0

Manfaat Asam Jawa

Manfaat asam jawa untuk kesehatan sangat beragam, lebih rinci dijelaskan dibawah :

1. Meningkatkan fungsi Pencernaan

Asam Jawa telah lama dianggap sebagai pencahar alami, hal ini diketahui karena kandungan seratnya yang tinggi. Menikmati asam jawa sebagai buah, minuman, ataupun sebagai bumbu bisa meningkatkan efisiensi sistem pencernaan Anda oleh peran kandungan seratnya yang dapat mengangkat kotoran Anda, menjadikannya mudah bergerak dan dikeluarkan melalui otot polos pada saluran usus. Hal ini juga termasuk mengeluarkan zat yang berbahaya, yang artinya merangsang aktivitas empedu sehingga membantu melarutkan makanan lebih cepat;  serat juga merangsang lambung untuk mempercepat pencernaan.

Apapun yang berjalan melalui saluran pencernaan menjadi lebih cepat, yang menjadikan asam sebagai pencahar yang kuat jika Anda menderita sembelit. Uniknya, serat juga bisa mengurangi feses yang lembek, dan penelitian justru menunjukkan bahwa asam jawa juga efektif untuk melawan diare kronis.

Selain itu, sebuah studi Indian Institute of Technology[1], Kharagpur India, menunjukkan bahwa protein yang larut dan komposisi asam amino dalam asam jawa yang membuatnya baik untuk pencernaan.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Food and Chemical Toxicology tentang asam jawa menunjukkan bahwa asam jawa efektif dalam menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Kandungan serat dalam asam memang ada hubungannya dengan penurunan kolesterol, yang telah diketahui dapat menurunkan kelebihan kolesterol LDL. Kalium dalam asam juga berperan mengatur tekanan darah karena dikenal sebagai vasodilator yang mengurangi stres pada sistem kardiovaskular.

Kadar vitamin C yang cukup tinggi dalam asam jawa juga ada kaitannya. Vitamin C adalah termasuk zat antioksidan yang dapat mengurangi dampak dari radikal bebas, yang merupaka produk sampingan dari metabolisme seluler yang telah dikaitkan dengan penyakit jantung dan sejumlah kondisi kesehatan lainnya.

3. Meningkatkan Sirkulasi darah

Asam Jawa adalah salah satu makanan sumber zat besi yang sangat baik, satu porsi asam jawa bisa memberikan lebih dari 10% zat besi dari kebutuhan harian Anda. Asupan zat besi yang sehat dalam tubuh akan menjamin jumlah sel darah merah yang tepat dalam tubuh, yang akan  memastikan oksigenasi yang tepat pada berbagai otot sehingga organ berfungsi dengan baik. Kekurangan zat besi menyebabkan anemia, yang ditandai dengan lemah, letih , lesu, sakit kepala, gangguan kognitif, dan sejumlah masalah perut. Jadi, makan asam bisa mencegah anemia.

4. Meningkatkan Fungsi Saraf

Salah satu vitamin penting yang terdapat dalam asam jawa adalah vitamin B kompleks. Tiamin adalah bagian penting dari kelompok vitamin B, yang ditemukan dalam jumlah tinggi di dalam asam. Tiamin dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan fungsi saraf serta pengembangan otot, sehingga membantu tetap aktif, mempertahankan refleks, dan tetap kuat.

5. Menurunkan berat badan

Salah satu senyawa yang dapat diperoleh dari asam jawa yang sangat bermanfaat disebut asam hidroksisitrat atau HCA. HCA ini terkait dengan penurunan berat badan karena menghambat enzim tubuh yang membantu menyimpan lemak. Selain itu, HCA telah dikenal bisa menekan nafsu makan dengan cara meningkatkan neurotransmitter serotonin. Penelitian masih berlangsung, tapi hal ini telah menunjukkan tanda-tanda yang menjanjikan asam sebagai suplemen penurunan berat badan.

6. Mengelola Diabetes

Seiring dengan kemampuan asam untuk mengendalikan kenaikan berat badan, ia juga bisa menghambat enzim alpha-amylase, yang terutama menghentikan penyerapan karbohidrat. Diet karbohidrat tinggi dapat meningkatkan glukosa dan insulin pada level yang tidak terkontrol, yang merupakan masalah terbesar bagi orang-orang yang menderita dari diabetes. Asam Jawa dapat membantu memantau dan mengendalikan fluktuasinya.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Center for Magnesium Education & Research, Hawaii, hampir setengah dari populasi AS kurang asupan magnesium yang dibutuhkan, yang merupakan penyebab berbagai macam penyakit termasuk diabetes tipe-2 [2].  Dengan demikian, kandungan magnesium yang tinggi dalam asam lebih lanjut bisa membantu mengurangi diabetes.

7. Kemampuan anti-inflamasi

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of Wisconsin, Madison yang ditemukan dalam asam jawa memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-kanker. Minyak atsiri asam terkait ke sejumlah kemampuan anti-inflamasi, termasuk pengurangan kondisi nyeri sendi dan peradangan, arthritis,rematik, dan asam urat.

Hal ini juga bisa mengurangi iritasi mata, salah satu bentuk yang paling umum adalah konjungtivitis, yang juga dikenal sebagai mata merah muda. Dengan demikian asam menunjukkan kemampuan anti-inflamasi sehingga banyak digunakan dalam pengobatan herbal untuk peradangan.

8. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Studi yang diterbitkan dalam Elsevier’s LWT – Food Science and Technology menyoroti sifat antioksidan yang kuat dari asam jawa. Antioksidan serta vitamin C yang tinggi dari asam jawa membuatnya menjadi cara yang bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga terhindar dari infeksi mikroba dan jamur. Hal ini juga bisa mengurangi hadirnya parasit dalam tubuh karena sifat antiseptik dan antimikroba. Asam Jawa secara khusus juga dikaitkan dengan menghilangkan cacing usus pada anak-anak di daerah tropis.

Kehati-hatian:

  • yang penting untuk diperhatikan dalam asam jawa dalah sifatnya yang menurunkan tekanan darah, jadi hati-hati yang memiliki kondisi darah rendah; dan juga mengencerkan darah, sehingga akan menjadi sulit menghentikan pendarahan jika terjadi sesuatu.
  • Jika Anda sedang mengonsumsi aspirin atau obat pengencer darah berhati-hatilah, jangan mengonsumsi asam dalam jumlah berlebihan.
Iklan

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *