Diet Golongan Darah O : Makanan Yang Boleh dan Tidak

Mungkin sebagian besar orang hanya merasa perlu untuk mengetahui golongan darah mereka sebagai syarat ketika mengurus Surat Ijin Mengemudi atau mungkin surat yang lain dan atau ketika akan mendonorkan darah atau menerima tranfusi darah. Tahu nggak nih, ternyata golongan darah tertentu juga memiliki kerentanan atau sensitivitas tertentu terhadap makanan, bahkan golongan tertentu juga bisa lebih rentan atau cenderung minim risiko terhadap kondisi/penyakit tertentu juga.

Iklan

Bener nggak nih? Seorang ahli pengobatan alami Peter J.D’Adamo telah mempopulerkan diet untuk golongan darah tertentu yang bertujuan untuk bisa mendapatkan kesehatan yang lebih baik serta menurunkan risiko untuk pengembangan penyakit tertentu. Namun hanya sedikit klaim yang mendukung pernyataan herbalis ini alias tak ada bukti ilmiah yang bisa dipakai untuk bisa menjadi landasan untuk meyakininya.

Lalu sekarang apa? Meskipun kurangnya bukti tentang diet golongan darah tertentu, akan tetapi banyak pengamat kesehatan yang meyakini bahwa diet tertentu berpengaruh terhadap golongan darah tertentu termasuk golongan darah O.

Tentang Golongan Darah dan Kaitannya dengan Makanan

Diet Golongan Darah O

Namun ada fakta menarik mengenai golongan Darah O, termasuk yang terkait dengan diet tertentu seperti berikut :

Fakta Golongan Darah O Positif Maupun serta O Negatif

  • Golongan darah O merupakan golongan darah yang unik, yaitu dalam plasma darah memiliki antibodi A dan B sehingga tidak menganggapnya sebagai musuh. Dengan demikian golongan darah O bisa ditransfusikan untuk perima bergolongan darah ABO, sehingga ia juga disebut sebagai pemberi universal.
  • Golongan darah selain O memiliki risiko penyakit jantung koroner lebih tinggi 11% daripada golongan darah O, meskipun penelitian ini masih dibutuhkan untuk mengonfirmasi penelitian ini.
  • Golongan darah O cenderung memiliki asam lambung lebih tinggi daripada kelompok AB, sehingga kelompok O lebih mudah untuk mencerna protein dan lemak. Namun disisi lain hal ini membuat golongan darah O menjadi lebih rentan terhadap penyakit maag.
  • Golongan darah O lebih mudah untuk memetabolisme makanan dari golongan unggas dan ikan, sehingga golongan makanan ini yang seharusnya ada dalam daftar teratas dalam diet golongan darah O.

Mengenal Golongan Darah O

Apa sih golongan darah O? Darah kita terdiri dari berbagai unsur penting yaitu plasma darah, trombosit, sel darah merah, dan sel darah putih. Selain itu, darah juga memiliki antigen yang bekerja mengaktifkan sistem kekebalan tubuh menyerang terhadap benda asing yang dianggap membahayakan tubuh seperti bakteri atau virus. Sayangnya, antigen tersebut juga menyerang darah lain yang mengandung antigen berbeda.

Golongan darah diklasifikasikan sebagai A, B, AB, dan O. Kemudian dikelompokkan lagi berdasarkan ada atau tidaknya antigen yang disebut Faktor Rh, ini yang membuatnya menjadi positif(Rh positif) dan Negatif (Rh negatif)

Semisaln darah O Positif(+) tak memiliki antibodi  A atau B pada permukaan sel, tapi positif adanya faktor Rh. Sementara O Nergatif(-) tak memiliki semua itu, sehingga membuat jenis darah O Negatif menjadi pemberi yang universal.

Makanan yang Sesuai Golongan Darah

Jenis darah yang berbeda dianggap memiliki kerentanan terhadap penyakit yang berbeda. Menurut beberapa penelitian, golongan darah tertentu terkait dengan risiko lebih tinggi kanker pankreas, jantung koroner, dan pembekuan darah.

Dikutip dari laman situs D’Adamo yang mempopulerkan diet golongan darah;  Lektin adalah protein yang beragam dalam berbagai jenis makanan, bersifat lengket yang mempengaruhi darah dan lapisan pencernaan. Lektin akan bereaksi dengan antigen ketika masuk kedalam darah apabila tidak cocok dengan golongan darah tertentu, yang kemudian menyasar ke organ-organ tubuh seperti ginjal, pankreas, hati, dll. dan mulai berinteraksi.

Setelah protein lektin mengendap di suatu tempat di tubuh Anda, maka akan memiliki sifat menarik sel-sel didekatnya atau seperti sifat lem yang lengket. Pada akhirnya sel-sel akan mengumpul menjadi satu atau menggumpal yang pada akhirnya akan dianggap sebagai benda asing yang harus disingkirkan oleh antigen. Ini dapat menyebabkan sindrom iritasi usus di usus atau sirosis di hati, atau sebagai contoh memblokir aliran darah ke ginjal. Lektin juga bisa menjadi seolah hormon sehingga, pada intinya akan menyebabkan gangguan hormonal yang parah.

Dikatakan bahwa orang-orang dengan golongan darah yang berbeda juga bereaksi berbeda terhadap berbagai jenis makanan dan kandungan lektinnya. Dengan demikian direkomendasikan melakukan diet khusus untuk golongan darah yang berbeda.

Diet Golongan Darah O : Makanan yang Disarankan dan Yang perlu dihindari

Diet golongan darah untuk mendapat kesehatan yang lebih baik mencakup kelompok makanan yang harus dimakan atau dihindari. Jenis makanan berikut adalah yang disarankan untuk diet golongan darah O, namun perlu digaris bawahi bahwa hal ini masih belum cukup bukti yang bisa diandalkan.

Baca juga : Bagaimana Menu dan cara diet Mayo?

Makanan yang disarankan untuk diet  Golangan Darah O

  • Sumber protein hewani bagi orang dengan golongan darah O harus berasal dari daging domba, daging sapi, serta dari ikan kod, ikan hering, dan ikan kembung.
  • Susu adalah produk yang harus dihindari, namun penganut diet golongan darah O juga mengonsumsi keju dan susu kambing.
  • Orang yang mengikuti diet golongan darah O mengonsumsi sebagian besar jenis kacang kecuali yang masuk kedalam daftar hindari. Kacang polong adalah jenis kacang yang diyakini direspon sangat baik oleh golongan darah O.
  • Biji-bijian sebenarnya masuk daftar harus dihindari diet golongan darah O, tapi beberapa jenis bijian masih bisa ditoleransi yaitu rye, barle, nasi.
  • Banyak sayuran baik untuk diet golongan darah O kecuali yang masuk daftar hindari. Yang disarankan adalah tomat, lobak, kubis, bawang merah, bawang putih, peterseli, okra, ubi jalar paprika merah, labu.
  • Sebagian besar buah dipercaya bisa ditoleransi dengan baik oleh darah O, termasuk yang disarankan untuk diet golongan darah O adalah buah beri, buah ara, buah plum, jeruk bali
  • Makanan lain yang boleh dimasukkan kedalam diet golongan darah O adalah rumput laut, cokelat, dan madu.
  • Minuman yang boleh dinikmati adalah soda, teh dan anggur

Makanan yang harus dihindari Diet Golongan Darah O

Orang yang pro diet golongan darah meyakini bahwa beberapa makanan tertentu bisa menyebabkan kegemukan bagi golongan darah O seperti susu dan gandum yang mengandung gluten. Makanan berikut dipercaya menyebabkan respon inflamasi dan penyakit autoimun.

  • Disarankan golongan darah O harus menghindari daging babi, angsa, asinan acar, ikan lele, ikan salmon asap, kaviar, gurita, dan keong.
  •  Orang yang mengikuti diet darah O harus menghindari produk susu kecuali yang disebutkan dalam daftar boleh diatas seperti yogurt.
  • Jenis kacang tertentu masuk daftar harus dihindari bagi penganut diet golongan darah O termasuk Kacang brazil, kacang mete, kacang kacangan, kacang pistasio. Dari jenis Kacang polong seperti kacang merah, asam lentil, dan kacang hijau.
  • Jenis biji-bijian  yang harus dihindari dari diet golongan darah O; Jagung, gandum utuh, bibit gandum
  • Sayuran yang disarankan untuk dijauhi oleh pengikut diet golongan darah O termasuk brokoli, bunga kol, kubis, terong, bawang prei, shitake
  • Buah-buahan yang disarankan untuk dihindari, melon, jeruk, jeruk keprok, stroberi dan, blackberry, kelapa beserta produk yang mengandung kelapa.
  • Rempah yang harus dihindari, lada putih dan hitam, cuka, kayu manis
    tepung maizena dan sirup jagung, Pala, vanila, saus tomat, acar, mayonnaise
  • Minuman yang disarankan untuk dihindari oleh pendukung diet golongan darah O, bir, kopi, teh hitam.

Sekali lagi disampaikan bahwa sampai saat ini masih belum ada bukti yang kuat yang bisa membuktikan bahwa diet golongan darah efektif atau setidaknya mendukung. Orang-orang yang mengatakan telah mengikuti diet golongan darah dan mengklaim mengalami peningkatan kesehatan bisa jadi karena makan-makanan yang lebih sehat secara umum.

Yang paling penting adalah memperhatikan kondisi tubuh serta mengetahui makanan mana yang paling cocok. Menjaga pola makan yang seimbang, bervariasi dalam hal kandungan nutrisi adalah yang terbaik.

Seperti halnya dengan diet pada umumnya atau olahraga, penting untuk konsultasi dengan ahli kesehatan/dokter sebelum mencoba diet golongan darah.

Referensi :

  1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21945157,
  2. “https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK2264/,
  3. http://atvb.ahajournals.org/content/32/9/2314,
  4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/7001881
Iklan

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *