Tips menurunkan berat badan untuk anak-anak

tips menurunkan berat badan untuk anakObesitas adalah salah satu kondisi umum yang banyak dihadapi oleh masyarakat dunia saat ini, yang dikenal meningkatkan berbagai resiko yang merugikan kesehatan, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan tidur, kanker, penyakit liver, penyakit jantung, dan gangguan makan dll, serta masalah emosional dan psikologis. Obesitas bisa cukup merugikan bagi orang dewasa, tetapi sebenarnya ini adalah sebuah fenomena yang membahayakan kehidupan dan masa depan dari jutaan anak di seluruh dunia.

Advertisement

Karena semakin meningkatnya jumlah anak-anak yang obesitas, ini juga telah menyebabkan peningkatan kesadaran kesehatan bagi orang dengan obesitas. Cara-cara mengelola obesitas meliputi manajemen diet, kebiasaan olahraga yang sehat, dukungan emosional, dan perubahan gaya hidup.

Solusi menurunkan Berat Badan untuk Anak

Meskipun ada banyak cara yang potensial untuk menangani obesitas, ini adalah beberapa teknik yang paling umum dan sudah terbukti berhasil untuk mengurangi obesitas pada anak.

Manajemen Diet :

Dengan mendesak anak-anak untuk makan lebih banyak buah dan sayuran, maka Anda akan menginspirasi gaya hidup yang lebih sehat yang sebenarnya menyenangkan untuk anak-anak. Tantangan yang harus dikerjakan anak-anak adalah untuk mencoba makan banyak buah-buahan dan sayuran berwarna-warni yang berbeda setiap hari. Ditambah dengan meningkatkan frekuensi makan-makanan kecil sepanjang hari untuk meningkatkan jumlah antioksidan dan metabolisme yang sehat bagi anak-anak. Makanan ringan yang sehat setelah sekolah, dan makan sebanyak 4 atau 5 kali perhari dengan porsi kecil bisa membantu untuk menjaga nafsu makan mereka. Hal ini untuk menghindarkan anak makan makanan yang tidak sehat yang dapat menyebabkan obesitas.

Hilangkan aturan menghitung Kalori :

Jika anak Anda menderita obesitas, reaksi pada umumnya adalah mengajarkan mereka tentang aturan-aturan penghitungan kalori dan gizi yang rumit. Namun cara ini masih jauh dari kata menyenangkan bagi anak, dan seringkali mengakibatkan stres tambahan, yang justru seringkali bisa menyebabkan anak makan lebih banyak. Obsesi Kalori dan rasa bersalah bahkan lebih merusak bagi anak-anak daripada untuk orang dewasa. Bantu anak-anak Anda untuk membuat pilihan makanan yang lebih sehat, akan tetapi tidak membuat mereka merasa bersalah.

Berikan anak kebebasan :

Dengan membatasi makanan tertentu dan membuat aturan untuk anak-anak, maka mereka akan merasa seperti tidak bebas untuk bersenang-senang sebagai anak-anak. Memungkinkan anak-anak untuk makan apapun yang mereka inginkan pada acara-acara khusus seperti pesta ulang tahun atau hari-hari khusus lain dengan keluarga. Namun percayakan mereka untuk memilih makanan yang lebih sehat sebagai alternatif. Aturan yang ketat dan terus-menerus tentang menjadi sehat akan membuat anak bereaksi dengan cara yang berlawanan, yang pada akhirnya anak akan makan camilan, permen, atau minuman manis secara sembunyi-sembunyi.

Lihat juga :  Tanda, Gejala, akibat dari Stres yang perlu Anda Waspadai

Memberikan contoh :

Obesitas seringkali terjadi dalam sebuah keluarga karena anak-anak meniru tentang apa yang orang tua mereka lakukan. Untuk alasan ini, jika Anda ingin membantu anak Anda untuk menurunkan berat badan, maka jadilah panutan bagimereka!. Makanlah-makanan yang sehat, melakukan aktifitas olahraga ringan seperti naik sepeda  – atau menjadi lebih aktif dan fit. Anak-anak akan melihat ini bukan sebagai sesuatu yang dibuat-buat, tetapi sebagai cara normal untuk berperilaku sehat. Jangan heran bila kemudian Anda melihat perubahan yang pasti pada perilaku anak,  dan yang akan berlanjut kepada penurunan berat badan mereka.

Satu Jam Per Hari :

Cobalah untuk membuat anak-anak Anda menjadi aktif selama minimal 60 menit per hari. Ini mungkin berarti mengajak mereka berjalan ke atau dari sekolah, aktif saat beristirahat, atau bergabung dengan klub olahraga. Pastikan anak-anak Anda memiliki semua peralatan yang akan dibutuhkan untuk berolahraga dengan baik, sehingga mereka tidak akan merasa dirinya ditinggalkan atau diasingkan. Obesitas juga bisa sangat merusak emosi, sehingga olahraga yang terorganisir atau kegiatan olahraga yang berorientasi tim seperti sepak bola, atau olahraga kelompok lain bisa sangat bermanfaat bagi kesehatan emosional dan fisik anak.

Batasi Aktivitas anak yang menetap atau konstan:

Di era ini, menonton televisi, bekerja didepan komputer, dan bermain video game adalah bagian yang konstan dalam kehidupan kita. Untuk anak-anak hal itu berbahaya jika telah mendominasi waktu luang mereka. Aktivitas yang konstan atau menetap tidak hanya akan mendorong ngemil, makan, atau obesitas, akan tetapi juga akan mengurangi pergerakan fisik dan aktivitas anak-anak. Hal ini adalah setting perilaku menetap seumur hidup dan obesitas .

Selalu siapkan Makanan di Rumah :

Meskipun jauh lebih mudah jika pergi ke restoran atau makanan cepat saji untuk makan keluarga, namun hal ini akan membuat lebih sulit untuk memantau asupan kalori yang sebenarnya pada anggota keluarga Anda. Oleh karena itu, cobalah untuk menyiapkan lebih banyak makanan di rumah, terutama untuk sarapan dan makan malam dan ketika anak-anak berada di rumah. Anda kadang-kadang bisa memberi anak-anak makanan cepat saji atau makan malam yang menyenangkan diluar, tapi jika itu berkelanjutan bukanlah cara yang sehat untuk pola hidup dalam jangka panjang. Kebiasaan yang kita kembangkan untuk anak-anak akan terbawa hingga nanti ketika mereka dewasa, dan meniru kebiasaan gaya hidup kita .

Lihat juga :  Top 10 Makanan Sehat bergizi untuk Balita

Jadilah pendukung terbaik untuk Anak Anda :

Orang tua adalah orang yang paling penting dalam hal memberi dukungan dan menunjukkan solidaritas dengan anak, jika mereka berjuang melawan obesitas. Jangan keras pada anak-anak agar untuk tidak melakukan sesuatu yang salah, sebab jika anak merasa seolah-olah telah melakukan kesalahan, maka mereka akan cenderung stres makan dan justru akan meningkatkan berat badan. Jadilah pendukung terbesar bagi anak ketika mereka berhasil menurunkan berat badan, terus dukung mereka meskipun kemajuannya lambat.

Membiasakan Makan bersama di meja makan:

Mungkin sulit untuk memberlakukan jadwal untuk selalu makan di meja makan, namun penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang makan setidaknya 5 atau 6 kali di meja makan keluarga cenderung lebih kecil untuk menambah berat badan. Juga, makan malam bersama dimeja makan cenderung memperlambat tingkat memakan makanan, yang artinya makanan akan dicerna lebih baik – hasilnya pencernaan lebih sehat dan bisa mengurangi berat badan .

Batasi Minuman manis bersoda:

Ganti minuman bersoda dan minuman manis anak dengan air putih, susu, atau jus buah. Jus jauh lebih sehat daripada minuman manis bersoda yang cenderung menyebabkan kegemukan. Pastikan Anda telah menyediakan jus atau sebotol air untuk makan siang anak disekolah, daripada memberikan uang untuk membeli minuman soda di sekolah.

Ada banyak pilihan cara lain yang dapat diterapkan kepada pola gaya hidup dan perilaku anak – tetapi jika beberapa tips untuk menurunkan berat badan bagi anak diatas dicoba dengan benar, pasti bisa memecahkan masalah obesitas bagi anak atau anggota keluarga Anda.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *