Apa perbedaan USG dan MRI?

Perbedaan USG dan MRIUltrasonography(USG) dan Magnetic Resonance Imaging (MRI), adalah dua jenis alat pencitraan medis yang digunakan dokter untuk mengetahui secara sekilas bagian dalam tubuh. Kedua alat ini menggunakan cara kerja sistem yang berbeda, dan masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan khas masing-masing yang harus dipertimbangkan. Terkadang seorang dokter bisa meminta menggunakan kedua teknik ini untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap dari apa yang terjadi di dalam tubuh pasien.

Advertisement

USG Vs. MRI

Keunggulan dan kesamaan

Teknik pencitraan ini juga memiliki sejumlah kesamaan, bahwa metode tersebut bisa digunakan untuk menghasilkan gambar dari tubuh bagian dalam baik diam maupun bergerak. Prosedur ini juga dilakukan tanpa menggunakan radiasi, yang merupakan keunggulan dari kedua jenis pencitraan medis ini. Dalam kasus seorang pasien yang membutuhkan beberapa gambaran, USG dan MRI adalah prosedur yang paling disukai, karena pasien tidak beresiko mengalami kerusakan tubuh dari radiasi. Teknik-teknik yang digunakan juga non invasif untuk meminimalisasi invasif, tergantung pada spesifikasi pengujian. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin perlu untuk menyuntikkan bahan kontras, atau memasukkan transduser USG ke dalam tubuh yang bertujuan untuk mendapatkan gambar yang lebih baik.

Cara kerja

Dalam kasus USG, gambar diperoleh dengan cara memantulkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi dari dalam rongga tubuh. Gelombang suara tersebut kemudian dikumpulkan setelah kembali/memantul, kemudian perubahan frekuensi dan sudut digunakan untuk menghasilkan gambar bagian dalam tubuh pasien. Dalam kasus MRI, pasien dimasukkan ke dalam suatu ruangan yang menghasilkan medan magnet, mengagitasi atom hidrogen didalam tubuh pasien. Perangkat MRI akan membaca perubahan medan magnet didalam tubuh, dan menggunakan perubahan ini untuk membuat gambar.

Kekurangan USG

Salah satu kelemahan utama USG adalah alat ini sering mengalami kesulitan dengan suatu penghalang. Misalnya bagian-bagian tertentu didalam tubuh sulit untuk digambarkan karena terhalang oleh tulang yang tebal atau organ yang berada di jalur gelombang ultrasound. Sebaliknya dengan MRI, gambar bisa terlihat sangat jelas dan tajam, dan bisa membawa serta setiap bidang tubuh. Dalam kedua kasus penggunaan alat ini, kualitas gambar yang diperoleh bisa sangat tinggi dengan menggunakan perangkat yang baik, dan penggunaan bahan kontras bisa meningkatkan visibilitas, yang memungkinkan dokter bisa melihat struktur dalam tubuh tertentu secara lebih rinci.

Lihat juga :  Apakah stres bisa menyebabkan darah tinggi?

Kekurangan MRI

Masalah utama dari pemindaian dengan MRI adalah akan berinteraksi dengan benda-benda magnetik yang berada di dalam ruangan, dan benda lain yang bisa menyebabkan kerusakan alat. Pasien harus melepas semua benda magnetik yang terdapat padanya. Perangkat MRI bisa menyebabkan masalah pada kasus pasien yang memiliki implan medis. Tindakan MRI sangat berbahaya bagi pasien dengan alat yang diimplan didalam atau di sekitar jantungnya. Jika dalam sebuah kasus di mana MRI tidak mungkin bisa dilakukan, maka mungkin perlu untuk menggunakan USG.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *