Faktor penyebab dan Cara Pencegahan Batu Ginjal

Cara pencegahan batu ginjalBatu ginjal adalah kondisi yang patut diwaspadai, terutama bagi orang yang tinggal didaerah panas terutama darah tropis seperti kita. Orang dengan batu ginjal yang akan menderita rasa sakit yang luarbiasa, selama batu yang menyumbat belum dikeluarkan – yang salah satunya adalah melalui tindakan pembedahan. Bahkan rasa sakit akibat batu ginjal, disebut-sebut lebih sakit daripada sakitnya orang yang melahirkan. Untuk itu, langkah pencegahan menjadi sangat penting sebelum batu hasil dari pengerasan magnesium, oksalat, dan kalsium yang bergerigi ini mengendap di ginjal Anda.

Advertisement

Baca juga : 10 Cara untuk Mencegah Penyakit Ginjal

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Enviromental Health perspectives, menyebutkan bahwa perubahan iklim global yang semakin hangat mungkin signal ancaman batu ginjal dimasa yang akan datang. Semakin panas suhu bumi meningkat, maka akan lebih banyak kesempatan bagi orang untuk mengembangkan batu ginjal.Tapi ini bisa tergantung dari perlakuan terhadap diri kita, bagaimana menanggapi perubahan iklim yang semakin panas ini. Maksudnya begini, ketika tubuh kita mendapatkan panas, maka akan berkeringat, dan membutuhkan cukup air agar tetap terhidrasi. Serta kebiasaan mengkonsumsi makanan yang kaya sodium(termasuk garam), dapat meningkatkan jumlah kalsium dalam urin. Jika mengabaikan hal tersebut, maka banyak orang yang hanya menunggu waktu untuk mendapatkan batu ginjal.

Bagaimana batu ginjal bisa terbentuk?

Batu ginjal mulai terbentuk ketika beberapa zat mineral, diantaranya seperti kalsium dan magnesium plus garam yang mengkristal, dan mendeposit keras didalam ginjal Anda. Batu ini terkadang disebabkan oleh dehidrasi kronis dan kondisi medis tertentu seperti gout, penyakit radang usus, dan penyakit Chron. Batu ginjal juga cenderung ada riwayat yang berjalan dalam keluarga atau genetik.
Benda kecil mengkristal dan bergerigi ini bisa menyebabkan rasa sakit yang hebat, dan hanya bisa dikeluarkan dengan salah satu dari 4 cara, yaitu :

  1. Batu keluar dari tubuh secara alami melalui buang air kecil.
  2. Terapi(termasuk pengobatan yang di awasi oleh dokter)
  3. Tindakan medis yang disebut Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL); adalah tindakan medis untuk memecah batu ginjal dari luar tubuh(tanpa pembedahan) dengan menggunakan gelombang kejut dari sebuah alat kedokteran).
  4. Tindakan pembedahan.
Lihat juga :  Buah sayuran untuk kesehatan mata

Menurut orang yang pernah mengalami rasa sakit akibat batu ginjal, lebih baik mencegahnya samasekali selagi bisa. Pada umumnya Batu ginjal  tidak menyebabkan kerusakan organ permanen, tapi menyebabkan banyak penderitaan dan biaya berobat yang cukup banyak.

Dokter mulai menyadari keterkaitan antara pengembangan batu ginjal dan penyakit lainnya. Sebuah studi baru-baru ini menemukan ada keterkaitan antara batu ginjal dan aterosklerosis(pengerasan pembuluh darah), dan mencatat bahwa batu terkait dengan risiko 60% lebih tinggi dari aterosklerosis arteri karotis. Mengapa bisa demikian? Kata seorang profesor kedokteran dan fisiologi di NYU School of Medicine dan Chief of Nephrology di NY Harbor VA Health Care System, David Goldfarb, MD, hal ini tidaklah jelas. “Mungkin kita harus mengakui bahwa batu ginjal adalah berarti bagi orang yang salah makan atau makan secara berlebihan, atau mengalami masalah kesehatan lainnya. Batu ginjal sepertinya terkait dengan diabetes juga, dan bisa dikaitkan dengan penyakit jantung. “, katanya.
Studi juga telah menghubungkan penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, asam urat, dan penyakit pembuluh darah.

Orang yang beresiko memiliki batu ginjal

Batu ginjal telah mempengaruhi 12 persen pria dan 7 persen wanita, dan terus meningkat, menurut National Kidney Foundation . Pada akhir 1970 an, kurang dari 4 persen populasi mengalami batu ginjal. Usia puncak orang untuk mengembangkan batu ginjal adalah antara umur 30 dan 50 tahun, meskipun hampir semua orang bisa mendapatkannya.
Ketika Anda pernah mengembangkan batu ginjal, maka Anda akan lebih mudah untuk mendapatkannya lagi. Disini juga Ada unsur genetik yang kuat, dan jika Anda memiliki saudara atau kerabat pertama yang telah memiliki batu, maka Anda mungkin memiliki resiko yang tinggi – tetapi beberapa orang tidak pernah mengembangkannya, meskipun mereka mungkin hidup dalam kondisi yang sama yang diperkirakan beresiko tinggi. Hal ini tidak sepenuhnya jelas, mengapa beberapa orang mendapatkan batu dan yang lainnya tidak. Tapi bagi orang yang mengembangkan batu ginjal harus selalu periksa ke spesialis. Urolog dan ahli ginjal bisa bekerjasama dengan pasien untuk menemukan strategi pencegahan yang paling efektif.

Lihat juga :  Mana yang lebih sehat, margarin atau mentega

Melindungi diri dari Batu Ginjal

Untuk menghindari batu ginjal, rekomendasi ini bisa dilakukan terutama jika memiliki riwayat batu ginjal sebelumya :

Tetap terhidrasi :

Jangan menunggu haus untuk minum. Cobalah untuk minum beberapa gelas tambahan air dalam sehari. Terebih jika cuaca sedang panas atau jika Anda sedang berolahraga.

Mengkonsumsi jeruk lemon dan jeruk nipis :

Kedua buah asam ini memiliki kandungan sitrat dalam jumlah tinggi, yang telah terbukti bisa menghambat pembentukan batu ginjal. Tapi David Goldfarb menyarankan untuk tidak minum-minuman olahraga yang mengandung sitrat, karena itu masih belum cukup dan beresiko mendapatkan kegemukan karena banyak kalori – bahkan kegemukan merupakan faktor risiko untuk batu ginjal. Jeruk lemon dan jeruk nipis tidak akan merugikan Anda dan bisa membuat sedikit perbedaan. Peras lemon pada minuman atau makanan Anda, dan hal itu bisa membantu. Baca juga : Khasiat lemon untuk menyembuhkan penyakit
Jus buah lainnya juga tidak akan membantu. Jangan sering dan banyak minum es teh, baik yang tidak mengandung oksalat, salah satu zat yang menyumbang terbentuknya batu ginjal. Ini mungkin bisa menjadi tantangan bagi Anda, karena es teh adalah minuman yang banyak digemari pada saat cuaca panas.

Perhatikan warna urin  :

Urin harus berwarna kuning sangat pucat. Jika warna urin semakin gelap, maka kemungkinan besar semakin terkonsentrasi – yang bisa menyebabkan batu ginjal. Minumlah lebih banyak air. Baca juga : Mengetahui kondisi kesehatan berdasarkan warna urin

Hindari makanan yang terkait dengan pembentukan batu :

Makanan penuh rasa asin dan banyak lemak(daging, susu, keju) harus dihindari. Namun beberapa makanan sehat juga menimbulkan risiko jika banyak mengandung oksalat atau zat yang menyumbang pembentukan batu ginjal. Sayur seperti bit, bayam, dan kacang-kacangan banyak mengandung oksalat. Bahkan zat ini juga ditemukan dalam coklat.
“Jika Anda memiliki kerentanan terhadap batu ginjal, sebaiknya perlu mengubah kebiasaan dan meningkatkan asupan cairan”, Kata profesor David

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *