Manfaat dan efek samping penggunaan minyak lavender

Manfaat dan efek samping penggunaan minyak lavenderMinyak lavender adalah minyak esensial yang diambil dari ekstraksi tanaman lavender, dan telah lama digunakan untuk pengobatan dan kosmetik.  Senyawa utama minyak lavender adalah linalool (51 %), dan linalyl asetat (35 %). Komponen lainnya termasuk alfa pinene, limonene, 1,8 cineole, cis – trans – ocimene, 3 Octanone, kamper, caryophyllene  terpinen – 4 – ol dan lavendulyl asetat.

Advertisement

Linalool dan linalyl asetat bisa sebagai analgesik sementara Linalool dan linalyl asetat adalah molekul yang ditemukan dalam minyak lavender yang bisa masuk ke sistem saraf melalui indra penciuman, sistem pernapasan, dan kulit.

Baca juga: Manfaat dan cara penggunaan bunga lavender untuk kesehatan, Disini

Berikut beberapa manfaat dan sifat minyak lavender untuk kesehatan :

1 . Rasa gelisah

Sebuah studi yang dilakukan oleh National Institute for Environmental Studies di Jepang , menunjukkan bahwa linalool, senyawa yang ditemukan dalam minyak lavender menunjukkan efek anti kecemasan. Temuan ini mendukung penggunaan minyak lavender sebagai obat tradisional untuk mengobati kecemasan.

2 . mengobati Luka

Minyak lavender efektif digunakan untuk mengobati luka dan melawan infeksi. Kandungan linalool dalam minyak lavender memiliki sifat antiseptik yang kuat, sehingga cocok untuk mematikan virus dan bakteri. Berikut adalah tips untuk menggunakan minyak lavender untuk mengobati luka .

  • Pastikan jika Anda telah membeli minyak lavender asli, sehingga bisa memberikan hasil yang efektif. Ada banyak jenis tanaman lavender, tetapi hanya dari jenis Lavendula augustifolia, Lavendula Spica, dan Lavendula stoechas yang diketahui berkualitas menyembuhkan.
  • Lakukan tes sebelum mengoleskan minyak lavender pada luka, karena beberapa orang mungkin saja bisa alergi. Encerkan minyak lavender dengan minyak zaitun atau minyak  jojoba untuk mengurangi reaksi alergi. mencampur 1 bagian minyak lavender dengan 10 bagian minyak esensial lainnya akan membantu menghindari alergi seperti gatal-gatal, kulit kering atau kemerahan.
  • Teteskan 1 tetes minyak lavender pada luka, untuk membantu menghentikan pendarahan . Ulangi meneteskan minyak lavender pada luka, dua atau tiga kali sehari untuk menjaga agar luka bersih dan mencegah infeksi. Terus gunakan minyak lavender setiap hari, bahkan setelah luka telah menutup untuk membantu regenerasi sel kulit, mempercepat penyembuhan luka, dan mengurangi pembentukan bekas luka.
Lihat juga :  Khasiat lemon untuk menyembuhkan penyakit

3 . Menjaga Kulit Sehat

Linalool dalam minyak lavender juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Ketika dioleskan, minyak lavender bisa membantu meringankan iritasi kulit, membersihkan jerawat, menyembuhkan luka bakar, memar, dan luka.

Menggunakan minyak lavender untuk mengobati jerawat bisa menjadi alternatif pengobatan, atau bisa jadi sebaliknya. Gunakan minyak lavender murni untuk mengobati jerawat yang hampir pecah. Namun jangan mengoleskan minyak lavender ke seluruh wajah. Minyak lavender murni yang memiliki konsentrasi tinggi mungkin saja tidak cocok untuk semua jenis kulit.

Untuk jerawat yang berada di bagian tubuh lain, seperti lengan atau punggung, bisa menggunakan minyak lavender untuk mandi. Tambahkan beberapa tetes minyak lavender dalam air mandi, dan kemudian pergunakan berendam selama sekitar 15 menit. Lavender juga dikenal dapat mengurangi ketegangan dan stres. Berendam air lavender sebelum tidur akan membuat istirahat malammenjadi lebih nyenyak.

4 . insomnia

Lavender sangat bermanfaat untuk mengurangi stres dan ketegangan, dan juga bisa digunakan sebagai aromaterapi untuk membantu meringankan insomnia.

5 . Minyak untuk pijat

Minyak lavender bisa digunakan untuk minyak pijat, karena bermanfaat untuk mengendurkan otot dan meredakan ketegangan. Minyak lavender kaya akan ester, yaitu senyawa yang membantu mencegah kram otot.

6 . meningkatkan mood

Ester yang terdapat dalam minyak lavender juga bisa membantu meningkatkan suasana hati, sehingga sangat berguna untuk meredakan kecemasan, ketegangan, dan depresi.

7 . meringankan Migrain

Karena minyak lavender juga dikenal sebagai analgesik yang efektif, ia juga bisa digunakan untuk mengatasi migrain. Berikut ini adalah beberapa tips menggunakan minyak lavender untuk meringankan migrain.

Gunakan hanya minyak Lavender murni untuk mengobati migrain. Oleskan dua tetes minyak lavender pada pelipis, dahi, atau tengkuk. Hal ini akan memungkinkan minyak lavender untuk menembus titik-titik yang menyebabkan rasa sakit. Atau bisa juga menambahkan 2-3 tetes minyak lavender murni di atas bantal sebelum digunakan untuk tidur. Anda juga bisa menambahkan 2-3 tetes minyak lavender pada diffuser, sehingga aroma minyak lavender bisa menyebar ke seluruh ruangan.  Mulailah dengan mengambil napas dalam-dalam secara perlahan untuk menghirup aroma minyak lavender .

Lihat juga :  Manfaat Vitamin E terhadap pertumbuhan anak

8 . Mencegah rambut rontok

Selain mampu membuat pikiran rileks, minyak lavender juga merupakan salah satu minyak alami yang baik untuk rambut. Kandungan minyak esensial di dalamnya juga efektif mencegah rambut rontok, dengan cara mengurangi kelebihan minyak. Dengan mencampur 15 tetes minyak esensial lavender dengan 2 sendok makan minyak almond atau minyak zaitun, Anda sudah dapat memulai perawatan rambut Anda sendiri.

Efek Samping Minyak Lavender

Ada beberapa efek samping yang mungkin dapat ditimbulkan dari penggunaan minyak lavender. Berikut beberapa efek samping penggunaan minyak lavender yang perlu Anda ketahui:

Efek Samping pada Anak. Dalam sebuah studi yang diterbitkan New England Journal of Medicine pada tahun 2007 menyatakan bahwa, minyak lavender bisa tidak aman jika digunakan oleh anak-anak karena dapat menyebabkan gangguan hormonal yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan pay*dara. Dianjurkan untuk hanya memberikan minyak lavender secara topikal pada anak-anak, dan hanya setelah diencerkan.

Alergi. Beberapa orang mungkin alergi terhadap lavender. Gejala alergi lavender termasuk mual, muntah, menggigil, dan sakit kepala, bisa karena menghirup atau mengoleskan minyak lavender pada kulit. Mereka yang alergi atau sensitif terhadap minyak lavender harus menghentikan penggunaannya dan berkonsultasi dengan dokter.

Operasi. Lavender dapat memperlambat kinerja sistem saraf pusat, dan dapat meningkatkan efek anestesi. Jangan menggunakan minyak lavender paling tidak dua minggu sebelum melakukan operasi medis.

Interaksi obat. Obat penenang seperti barbiturat dan kloral hidrat bisa berinteraksi dengan minyak lavender. Kombinasi obat penenang dan lavender oil bisa meningkatkan efek obat penenang. Minyak lavender juga berpotensi untuk berinteraksi dengan obat herbal lain. Jadi pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan minyak lavender, ketika Anda sedang melakukan pengobatan lainnya.

Efek samping lainnya. Beberapa orang melaporkan mengalami peningkatan nafsu makan dan mengalami sembelit, ketika menggunakanl minyak lavender secara oral. Efek samping bagi kehamilan dan menyusui belum sepenuhnya diketahui, jadi disarankan untuk menghindari minyak lavender dalam masa ini.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *