Manfaat Air kelapa untuk bayi dan balita

Manfaat Air kelapa untuk bayi dan balitaAir kelapa dikenal menyimpan banyak air yang segar untuk diminum, bahkan sudah dikenal sebagai minuman pelepas dahaga terbaik selain air putih. Air kelapa adalah elektrolit alami yang baik untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang dan menambah energi. Bukan hanya itu, air kelapa juga banyak mengandung nutrisi penting, dimana yang sangat dibutuhkan oleh kesehatan tubuh kita.

Advertisement

Baca juga : Manfaat air kelapa bagi kehamilan

Apakah air kelapa baik diberikan pada balita?

Air kelapa mengandung vitamin, mineral dan elektrolit, serta memiliki sifat yang baik bagi pencernaan, membantu mengobati kolera, memiliki sifat antimikroba, bisa membantu mengobati infeksi saluran kemih.

Manfaat air kelapa bagi bayi –  kandungan gizi air kelapa

Daging kelapa yang sudah tua tentu saja tidak bisa diberikan kepada bayi, karena memang tak mungkin bisa dikunyah oleh gigi mereka. Santan kelapa juga tidak boleh diberikan, karena sistem pencernaan bayi masih belum sempurna. Namun daging kelapa muda yang lunak, atau sering disebut “degan” sangat  baik bagi bayi dan balita.  Air kelapa pun juga dikenal sangat aman, bahkan air segar kelapa muda sebagus air garam dan steril (catatan: tidak dicampur apapun).

Kandungan Nutrisi air kelapa

Seperti telah dikatakan diatas, air kelapa mengandung beberapa nutrisi.Berikut dibawah ini tabel komposisi gizi air kelapa muda segar menurut daftar USDA:
Tabel Nilai gizi per 100 g air kelapa segar

MakronutrisiAir 94.99 g
Energi 19 kcal
Protein 0.72 g
Lipid 0,20 g
Karbohidrat 3,71 g
Serat 1,1 g
Gula 2,61 g
MineralKalsium 24 mg
Zat Besi 0.29 mg
Magnesium 25 mg
Fosfor 20 mg
Kalium 250 mg
Sodium 105 mg
Zinc 0.10 mg
VitaminVitamin C 2,4 mg
Thiamin 0,03 mg
Riboflavin 0,057 mg
Niacin 0,08 mg
Vitamin B – 6 0,032 mg
Folat 3 ug

Berikut adalah beberapa manfaat air kelapa muda untuk bayi

Sumber terbaik untuk rehidrasi : Air kelapa adalah sumber elektrolit alami terbaik untuk rehidrasi ubuh, terutama pada saat cuaca sedang panas. Bayi, bahkan anak-anak dan orang tua rentan dehidrasi pada cuaca yang terik begini. Cara terbaik untuk melepaskan dahaga bukanlah dengan minuman manis-manis, akan tetapi dengan air kelapa segar. Meskipun Air kelapa manis, namun hanya sedikit kalori dan juga plus vitamin, mineral dan garam.

Lihat juga :  Diet dan Makanan yang baik untuk Anak Hiperaktif (ADHD)

Penyakit pencernaan : Air kelapa juga bisa berguna untuk membantu mengobati penyakit gangguan pencernaan, asam lambung, diare, disentri, kembung dan sembelit. Hal ini juga berguna dalam mengobati muntah dan dyspepsia. Ketika kita menderita diare, air kelapa berguna untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang dengan cepat. Kehilangan cairan tubuh adalah masalah akibat dari diare terbesar.

Bisa mengobati kolera : Penelitian juga menunjukkan bahwa air kelapa bisa digunakan untuk mengobati kolera. Air kelapa yang dicampur dengan 1-2 sendok teh air jeruk nipis atau garam bisa sangat membantu terhadap masalah kolera . Hal ini tidak hanya menjaga keseimbangan elektrolit, tetapi juga mengurangi asidosis dalam tubuh. Kelapa muda sangat mudah didapatkan didaerah daerah, dan airnya pun sudah mengandung garam dan steril.

Memiliki sifat antibakteri :   Air kelapa bisa mematikan semua spesies bakteri. Biokimia tertentu yang disebut dengan peptida anti mikroba juga dikenal ada yang menggunakan bahan air kelapa. Ada penekanan untuk segera menemukan obat baru yang alami untuk infeksi mikroba dalam beberapa tahun terakhir. Banyak spesies bakteri menjadi semakin kebal terhadap antibiotik yang dijual secara komersial.

Membantu infeksi saluran kemih : Bayi masih rentan terhadap infeksi saluran kemih. Infeksi ini bisa dikurangi dengan memberikannya air kelapa kepada mereka. Air kelapa bersifat diuretik, sehingga membantu infeksi di kandung kemih dan saluran kemih cepat dikeluarkan – dan pada akhirnya mengurangi infeksi saluran kemih. Selain itu, air kelapa juga sangat membantu mengurangi batu di ginjal.

Mengobati demam empedu : Demam yang diikuti dengan rasa mual dan muntah umumnya dikenal dengan demam empedu. Demam seperti ini juga dapat mempengaruhi balita dan anak-anak. Dalam keadaan ini, air kelapa bisa mengurangi efek demam. Air kelapa harus diberikan dalam jumlah sedikit, dan tak boleh bersama dengan cairan atau obat lain, kecuali atas petunjuk dokter anak Anda.

Lihat juga :  Daftar 10 makanan yang baik untuk pertumbuhan Anak

Berikut  beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum atau ketika Anda memberikan air kelapa untuk Anak Anda

Lebih baik air kelapa segar : Air kelapa yang terbaik adalah yang langsung diminum dari buahnya. Membeli es air kelapa muda beresiko terkontaminasi oleh bakteri dan bahan tambahan lain yang tidak baik bagi kesehatan anak dan balita. Bahkan orang dewasa. Periksa komposisi air kelapa dalam kemasan sebelum membelinya, hindari jika terdapat tambahan zat adiktif atau melewati masa kadaluarsa.

Jangan minum dengan tergesa-gesa : Air kelapa tidak hanya air biasa, tetapi merupakan larutan garam alami. Minumlah secara perlahan atau tidak tergesa-gesa untuk memperoleh manfaat terbaik.

Kemungkinan Alergi air kelapa : Alergi kelapa pada umumnya sangat jarang terjadi, jadi Anda tidak perlu terlalu khawatir ketika memberikan air kelapa untuk bayi Anda. Meskipun jarang terjadi kasus alergi air kelapa, kemungkinan kecil bisa saja terjadi. Dan Anda harus segera menghentikannya jika melihat tanda timbul alergi.

Jangan memberikan santan kelapa pada bayi: Jangan menyusui bayi Anda dengan santan, karena bisa memicu alergi. Berkonsultasi dengan dokter anak,  jika Anda ingin memperkenalkan santan sebagai bagian dari makanan bayi Anda.

Hindari daging kelapa tua untuk bayi : Jangan memberikan daging kelapa yang sudah tua kepada bayi meskipun sudah dilembutkan, hal ini karena pencernaan balita masih belum bisa menerimanya dengan baik. Namun daging kelapa muda yang masih lunak serta kelihatan transparan bisa diberikan kepada bayi, dengan catatan sudah dikerok halus terlebih dahulu.

Hindari memberikan bersamaan dengan obat : Jangan memberikan minuman air kelapa bersama obat tertentu, sebelum Anda mendapat kejelasan dari dokter. Kemungkinan air kelapa bisa menetralkan efek dari obat-obatan kimia.

Peringatan: Air kelapa sebaiknya diberikan kepada bayi setelah berumur 6 bulan dan bukan sebagai pengganti ASI.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *