Khasiat daun dan minyak peppermint bagi Kesehatan

khasiat tanaman peppermintPeppermint atau mint merupakan tanaman herbal yang sejak lama populer karena aroma dan khasiat obat yang dimilikinya. Karakteristik utama yang dimiliki oleh tanaman mint adalah sensasi segar dan dingin di lidah, langit-langit dan tenggorokan ketika dikunyah; serta sangat terasa pada kelenjar penciuman hidung pada saat dihirup. Hal ini adalah karena adanya mentol, yaitu suatu minyak esensial yang terdapat dalam daun segar, dan batang tanaman peppermint.

Advertisement

Penelitian sudah banyak dilakukan, yang membuktikan bahwa herbal ini bisa membantu untuk memperbaiki sejumlah kondisi kesehatan. Peppermint diketahui memiliki sifat analgesik, anestesi, dekongestan, astringent, antibakteri, antimikroba, antispasmodic, dan sifat karminatif. Oleh karena itu ia dikatakan bermanfaat mengobati berbagai macam kondisi, termasuk pilek, flu, sinusitis, batuk kering, demam, mual, masalah pencernaan, Irritable Bowel Syndrom (IBS), kram menstruasi, nyeri otot, nyeri arthritis, jerawat, gatal, kulit berminyak, iritasi kulit, ketombe, luka bakar, gigitan serangga, sakit kepala, stres, mood tak stabil, dan ketidakseimbangan emosional.

Inilah beberapa khasiat tanaman herbal peppermint, minyak peppermint, atau daun mint bagi kesehatan kita!

Pencegahan kanker

Keterlkaitan antara peppermint dan efek anti kanker masih dalam tahap penelitian. Namun salah satu fitonutrisi dalam peppermint telah menunjukkan sifat menghentikan perkembangan tumor pada hewan; ialah tumor di pankreas dan hati, yang pada umumnya lebih sulit disembuhkan. Efek melindungi terhadap kanker juga telah teliti untuk kanker paru-paru, usus dan kanker kulit pada hewan

Membantu TBC

Sebuah studi yang dilakukan tahun 2009 menemukan bahwa menghirup minyak esensial dari peppermint bisa dengan cepat meredakan peradangan pada tuberkulosis. Kesimpulan yang ditulis oleh peneliti adalah “Prosedur ini bisa digunakan untuk mencegah kekambuhan dan eksaserbasi pada TB paru.”

Obat alami flu dan demam

Peppermint pada umumnya digunakan dalam beberapa obat flu dan pilek, karena penelitian sudah membuktikan jika peppermint dapat mematikan virus dan kuman. Selain itu, tanaman herbal ini juga diketahui memiliki efek menenangkan dan meredakan rasa sakit; dengan demikian bisa menghilangkan rasa badan sakit-sakit yang umum menyertai sakit flu. Tak hanya itu,  mentol dalam peppermint juga efektif menghilangkan lendir dan memecah dahak, yang sangat membantu untuk meredakan batuk dan hidung tersumbat. Mentol adalah bahan yang umum dalam dekongestan, yang juga merupakan bahan umum dalam obat gosok yang digunakan pada dada untuk meredakan nyeri dada yang dialami karena pilek dan flu.

Lihat juga :  Manfaat dan cara penggunaan bunga lavender untuk kesehatan

Sumber mineral tinggi

Peppermin merupakan herbal sumber mineral seperti kalium, kalsium, zat besi, mangan dan magnesium.  Dalam setiap 100 g, peppermint segar menyediakan 569 mg kalium. Kalium adalah senyawa penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengontrol detak jantung dan tekanan darah. Sementara itu Mangan dan tembaga bekerja sebagai kofaktor untuk enzim antioksidan, yaitu superoksida dismutase.

Membantu orang dengan Irritable bowel syndrome (IBS)

Meskipun beberapa hasil studi yang lebih lama menunjukkan bahwa minyak peppermint tidak mempengaruhi IBS, namun pada sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi minyak peppermint secara oral dapat mengurangi sakit perut, perut kembung, gas perut, dan BAB pada orang dengan kondisi IBS.

Meringankan gejala maag

Mengambil minyak peppermint secara oral bersama-sama dengan minyak jinten sepertinya bisa mengurangi perasaan kenyang dan perut kejang. Produk kombinasi spesifik yang mengandung peppermint sepertinya bisa meringankan gejala sakit maag, termasuk asam lambung tinggi, nyeri perut, kram, mual, dan muntah.

Meredakan Sakit kepala

Minyak peppermint bisa membantu meringankan ketegangan pada saat sakit kepala. Jika sakit kepala, cobalah mengoleskan beberapa tetes minyak peppermint pada pergelangan tangan atau memercikan beberapa tetes pada kain, kemudian dihirup. Anda juga bisa memijatkan minyak secara langsung pada pelipis dan dahi.

Bermanfaat untuk meningkatkan kerja liver/hati

Peppermint bermanfaat menunjang fungsi hati dengan cara meningkatkan aliran empedu dari hati kedalam kandung empedu. Dengan meningkatkan jumlah aliran empedu, maka daun peppermint positif mendukung pencernaan dengan cara membantunya untuk memecah lemak dan mengurangi kolesterol jahat. Penurunan kadar kolesterol akan mengurangi beban kerja pada liver/hati. Jika Anda memiliki masalah hati yang lamban, maka peppermint bisa membantu meningkatkan kinerjanya.

Lihat juga :  Khasiat Bawang Dayak untuk Pengobatan

Meringankan Asma

Peppermint mengandung asam rosmarinic yang juga ditemukan dalam rosemary, yang bisa membantu mengurangi zat kimia penyebab peradangan pada penderita asma.

Melegakan pernafasan

Minyak peppermint bekerja sebagai ekspektoran dan dekongestan, yaitu dapat membantu membersihkan saluran pernapasan. Gunakan minyak esensial peppermint untuk menggosok dada atau menghirupnya melalui vaporizer untuk membantu meringankan hidung tersumbat dan meredakan batuk karena gejala pilek.

Meringankan Kram akibat menstruasi

Peppermint telah diketahui obat untuk mengendurkan otot kram, sehingga minum satu cangkir teh yang terbuat dari herbal ini sebanyak 2 atau 3 kali sehari selama menstruasi bisa membantu menenangkan kram akibat menstruasi.

Mengurangi bau mulut tak sedap

Penelitian awal menunjukkan bahwa kombinasi minyak pohon teh, peppermint, dan minyak lemon bisa menghilangkan bau nafas ketika digunakan selama 3 menit dalam mulut.

Sifat Analgesik

Minyak peppermint dikenal memiliki sifat analgesik, anestesi lokal, dan telah digunakan dalam penyusunan obat relaksan otot topikal, dan obat analgesik.

Mengusir Kutu Rambut

Peppermint juga diketahui sebagai bahan alami untuk mengusir serangga alami. Oleh karena itu, menerapkan minyak peppermint secara menyeluruh pada rambut selama sekitar 30 menit sebelum mandi bisa membantu mengusir kutu kepala. Hal ini harus diulang setiap tiga kali dalam seminggu sampai kutu rambut sudah tidak ditemukan lagi. Namun jika Anda mengalami iritasi kulit kepala, Anda bisa mencoba mengencerkan minyak peppermint dengan sedikit minyak zaitun.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *