Khasiat Bawang putih untuk menurunkan tekanan darah tinggi

khasiat bawang putihDarah tinggi adalah salah satu penyebab terbesar kematian setiap tahun. Hal ini karena sebagian besar hubungannya terhadap penyakit kardiovaskular yang mengarah ke jantung. Oleh karena itu, darah tinggi harus segera mendapat perhatian yang serius. Karena jika tidak, panyakit ini bisa terus meningkat pada level yang membahayakan. Banyak obat yang diresepkan khusus untuk menangani hipertensi, namun penggunaan bahan alami dan perubahan diet akan sangat membantu dalam penanggulangan. Sebagian orang bahkan hanya memilih cara alami, hal ini karena banyak yang beranggapan bahwa cara alami lebih aman dan dapat memperpanjang usia.

Advertisement

[ Baca juga Khasiat mentimun untuk menurunkan tekanan darah, disini ]

Benarkah bawang putih dapat menurunkan tekanan darah tinggi?

Bahan alami yang sangat populer diseluruh dunia untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi adalah bawang putih. Mengapa banyak yang beranggapan demikian?, Disini Kami akan menjelaskan bahwa, kenapa bawang putih bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Bawang putih sudah lama dianggap baik untuk membantu menyembuhkan penyakit hipertensi dan penyakit lainnya karena sifat-sifat yang dimilikinya. Sifat umum bawang putih adalah antibakteri, antivirus, dan antijamur alami. Dengan demikian, bawang putih  digunakan untuk pengobatan alergi, demam, herpes, hingga penyakit seperti arteriosclerosis, kolesterol tinggi dan masalah jantung.

[ Baca juga tentang khasiat bawang putih, disini ]

Beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara bawang putih dan menurunkan tekanan darah. Dalam studi ini, efek bawang putih menunjukkan pengurangan angka tekanan darah atas (sistolik) sebanyak 5-8 mm Hg. Juga menunjukkan penurunan angka  tekanan darah bawah (diastolik), tetapi angka penurunan tersebut tidak cukup besar untuk dapat dibilang signifikan.

Beberapa zat yang terkandung dalam Bawang putih mungkin yang bertanggung jawab untuk ini penurunan tekanan darah ini, di antaranya adalah :

  • Inhibitor ACE alami ( peptida gamma – glutamil dan senyawa flavonolic )
  • Magnesium
  • fosfor
  • adenosine
  • allicin
  • sulfer
Lihat juga :  Makanan yang baik untuk mengatasi Asam lambung tinggi

Komponen-komponen ini diyakini oleh para peneliti yang mempromosikan dilatasi arteri( pelebaran pembuluh darah), sehingga aliran darah menjadi lancar dan tekanan darah menjadi turun. Selain itu, sifat lain yang mendukung dari bawang putih adalah mengencerkan darah atau mencegah penggumpalan darah.

Berapa bawang putih yang dibutuhkan untuk menurunkan tekanan darah tinggi?

Belum diketahui,  apakah bawang putih yang dimasak atau yang segar menyediakan tingkat efektifitas yang sama. Studi menunjukkan bahwa  10.000 mcg allicin dibutuhkan setiap hari untuk dapat menurunkan tekanan darah. Dengan demikian, untuk mendapatkan 10.000 mcg allicin adalah dengan mengkonsumsi 4 siung atau 4 gram bawang putih setiap hari.

Bagaimana dengan bawang merah?

Bawang merah diketahui oleh para ahli mengandung senyawa yang disebut Quercitin, kebanyakan ditemukan pada lapisan luar kulit bawang merah. Apel juga merupakan makanan lain yang mengandung quercitin. Flavonol ini merupakan antioksidan yang kuat, yang terkait menurunkan risiko penyakit jantung , stroke dan telah terbukti mengurangi dapat menurunkan tekanan darah tinggi .

Pada sebuah penelitian, orang-orang dengan hipertensi yang diberikan quercetin 730 mg setiap hari selama 28 hari, ternyata mendapatkan penurunan tekanan darah antara 2 dan 7 poin sistolik dan diastolik 2 sampai 5 poin.

Tips cara mengkonsumsi

Karena kedua jenis bumbu dapur ini memiliki sifat menurunkan tekanan darah, maka kombinasi antara keduanya mungkin akan lebih baik. Jika Anda tak merasa nyaman memakan kedua bawang ini secara langsung, Anda bisa memakan keduanya bersama sayur atau masakan lain yang tidak kontra dengan hipertensi. Kapsul suplemen bawang putih juga tersedia, jika ingin lebih praktis lagi.

Perhatian:

Bawang putih bersifat mengencerkan atau mencegah pembekuan darah. Pasien yang akan menjalankan operasi dan ibu yang menjelang melahirkan mungkin sebaiknya tidak mengkonsusmsi secara berlebihan. Berkonsultasilah kepada praktisi kesehatan Anda.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *