Kandungan vitamin dan gizi, serta Manfaat Kedelai bagi Kesehatan

Kandungan vitamin dan gizi, serta Manfaat Kedelai bagi KesehatanKedelai atau kacang kedelai, adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang kini sudah menjadi salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Hal ini karena telah diakui oleh para ahli tentang banyaknya kandungan gizi dan manfaatnya untuk kesehatan. Kedelai banyak dibudidayakan dalam jumlah besar di Amerika Serikat dan Amerika Selatan, namun sebenarnya tanaman ini adalah asli Asia.  Kedelai banyak dijadikan bahan beberapa makanan bergizi yang umum kita kenal, yaitu tahu, tempe, atau susu kedelai.

Advertisement

Kedelai banyak dikenal akan kandungan protein nabatinya, serta nutrisi penting lainnya yang cocok untuk diet tertentu, vegetarian dan vegan di seluruh dunia. Apa sebenarnya yang terkandung didalam jenis kacang yang populer ini?. Mari kita lihat lebih dekat fakta gizi kedelai.

Kandungan nutrisi: Kedelai diakui sangat bermanfaat bagi kesehatan akan kekayaan nutrisi, vitamin, senyawa organik, dan nutrisi lain, termasuk sejumlah besar serat dan protein. Dalam hal vitamin, kedelai mengandung vitamin K, riboflavin, asam folat atau  vitamin B9, vitamin B6, thiamin, dan vitamin C. Adapun kandungan mineralnya, kedelai mengandung sejumlah besar zat besi, mangan, fosfor, tembaga, kalium, magnesium, zinc, selenium, dan kalsium. Juga merupakan sumber senyawa organik dan antioksidan yang baik, yang lebih meningkatkan dampak sehat kedelai .

Manfaat Kedelai bagi kesehatan

Banyak sekali manfaat kedelai bagi kesehatan, yaitu yang akan kita uraikan satu persatu sebagai berikut :

Meningkatkan metabolisme :

Seperti yang telah disebutkan di atas, kedelai merupakan sumber protein nabati yang tinggi. Bila Anda memiliki protein yang cukup dalam tubuh Anda, maka fungsi metabolisme dan keseluruhan sistem tubuh akan mendapatkan peningkatan yang besar. Protein adalah blok pembangun sel dan pembuluh darah, dan pada dasarnya ada disetiap bagian penting tubuh manusia. Protein dari kedelai akan memastikan kesehatan dan pertumbuhan kembali sel tubuh,  jika perlu diperbaiki atau diganti dengan yang baru. Bagi penganut vegan atau vegetarian, sangat sulit untuk bisa mendapatkan cukup protein, sehingga bagi mereka kedelai merupakan pengganti protein yang sangat baik  yang biasanya diperoleh dari daging, ayam, telur, produk susu, dan ikan .

Berat badan Sehat :

Kedelai dan produk berbasis kedelai telah dikaitkan dengan pengurangan nafsu makan, sehingga dapat membantu orang untuk menghilangkan kebiasaan makan berlebihan yang meningkatkan resiko obesitas dan semua yang terkait. Namun kedelai menyediakan serat dan protein tinggi, sehingga jika dimakan dalam jumlah banyak juga menyebabkan kenaikan berat badan. Oleh karena itu, kedelai bermanfaat baik bagi yang ingin menurunkan atau  menambah berat badan. Selain itu, menaikkan berat badan dengan kedelai lebih sehat karena rendah lemak atau kolesterol.

Lihat juga :  TOP 12 Makanan Sehat Agar Bisa Hamil Bayi laki-laki

Pencegahan Kanker :

Kedelai juga mengandung Antioksidan, sehingga pada umumnya baik untuk mengurangi resiko berbagai jenis kanker. Antioksidan bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas, yang merupakan produk sampingan metabolisme sel yang berbahaya. Radikal bebas ini bisa menyebabkan sel-sel sehat bermutasi menjadi sel-sel kanker. Selain itu, kandungan serat yang tinggi dalam kedelai terkait kepada pengurangan resiko kanker kolorektal dan kanker usus besar, karena serat bermanfaat membantu proses pencernaan.

Kesehatan Jantung :

Kedelai memang mengandung beberapa lemak, akan tetapi itu bukan lemak jenuh. Makanan ini merupakan sumber lemak tak jenuh, dan yang sangat dibutuhkan untuk membantu menurunkan kolesterol. Dua jenis asam lemak dalam kedelai adalah asam linoleat dan asam linolenat, yang berguna untuk mengatur fungsi otot polos dalam tubuh, dan membantu menjaga tekanan darah yang normal. Serat dalam kedelai juga telah terbukti mengurangi kadar kolesterol yang berlebih dan plak pada dinding pembuluh darah dan arteri .

Menopause :

Salah satu senyawa organik dalam kedelai lainnya adalah isoflavon, yang merupakan senyawa penting dari sistem reproduksi wanita. Saat masa menopause, kadar estrogen wanita akan menurun secara signifikan. Isoflavon bisa mengikat sel-sel reseptor estrogen, sehingga tubuh seolah tidak merasakan jika terjadi penurunan dramatis. Dalam hal ini bisa meringankan banyak gejala menopause seperti perubahan mood, hot flashes, dan rasa lapar. Menopause menjadi saat yang traumatis bagi hidup kebanyakan wanita, namun kedelai salah satu cara yang bagus untuk memudahkan transisi besar ini.

Kesehatan Pencernaan :

Salah satu unsur yang pada umumnya kurang dalam diet seseorang adalah serat. Serat merupakan bagian penting dari tubuh yang sehat, terutama sistem pencernaan. Serat sebenarnya sangat penting untuk pergerakan limbah melalui sistem pencernaan agar lancar bebas hambatan. Selain itu serat juga merangsang gerak peristaltik, yaitu kontraksi otot-otot halus yang mendorong makanan melalui pencernaan usus. Demikian Serat sangat penting untuk tubuh kita, karena sembelit bisa menjadi kondisi yang sangat serius dan dapat menyebabkan kanker kolorektal .

Lihat juga :  Buah Apel hijau baik untuk diet menurunkan berat badan

Kesehatan Tulang :

Kedelai juga menyimpan mineral dalam jumlah tinggi, seperti kalsium, magnesium, tembaga, selenium, dan seng sangat penting untuk berbagai proses dalam tubuh. Mungkin yang paling penting adalah dalam hal kesehatan tulang. Semua unsusr ini sangat penting untuk mempromosikan aktivitas osteotrophic, yang memungkinkan bagi tulang untuk tumbuh dan juga mempercepat proses penyembuhan tulang. Makan kedelai juga bisa menjadi solusi jangka panjang untuk masalah-masalah seperti osteoporosis, yang umum terjadi seiring bertambahnya usia.

Cacat Lahir :

Tingkat vitamin B kompleks termasuk asam folat dalam kedelai juga tinggi, terutama asam folat yang sangat penting bagi wanita hamil . Asam folat akan memastikan pencegahan cacat tabung saraf pada bayi, sehingga bisa menjamin bayi yang sehat .

Sirkulasi darah dan Oksigenaasi :

Tembaga dan zat besi yang banyak ditemukan dalam kedelai sangat penting untuk pembentukan sel darah merah atau hemoglobin. Dengan jumlah sel-sel darah merah yang tepat dalam tubuh, ekstremitas tubuh dan sistem organ penting bisa mendapatkan aliran darah dan oksigen yang dibutuhkan agar bisa berfungsi secara efisien. Hal ini akan memaksimalkan aktivitas metabolisme dan meningkatkan tingkat energi, sementara itu juga menghindari kondisi berbahaya seperti anemia.

Diabetes :

Kedelai merupakan cara efektif pencegahan dan pengelolaan penyakit diabetes, terutama karena menunjukkan kemampuan meningkatkan reseptor insulin dalam tubuh. Studi yang berfokus pada hubungan produk kedelai dan penurunan diabetes tipe 2 masih dalam tahap awal, namun hasil awal telah terlihat sangat menjanjikan terutama pada populasi Asia.

Gangguan Tidur :

Kedelai membantu mengatur sejumlah aspek metabolisme, yang dapat membantu mengurangi gangguan tidur dan insomnia. Namun, kedelai juga memiliki kandungan magnesium tinggi, yang merupakan mineral yang secara langsung terkait dengan peningkatan kualitas, durasi, dan kenyamanan tidur .

Perhatian : Meskipun banyak aspek yang bermanfaat, namun sebaiknya tidak mengkonsumsi kedelai secara berlebihan. Kedelai tinggi mengandung estrogen, sehingga pria yang mengkonsumsi dalam jumlah banyak bisa mengembangkan ketidakseimbangan hormonal. Pada pria, hal ini dapat menyebabkan kemandulan atau hal yang terkait dengan kesuburan lainnya, dan bahkan kemungkinan resiko kanker tertentu. Selain itu Ada juga senyawa anti -thyrodi tertentu, yang dapat mengganggu aktivitas kelenjar tiroid dan menyebabkan gondok, serta gangguan aktivitas hormonal dalam tubuh.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *