Inilah Makanan Terbaik untuk Meningkatkan Hemoglobin

makanan meningkatkan hemoglobinAnda merasakan tubuh lemas, letih, lesu, mudah capek, muka pucat, pusing, mengantuk, mata berkunang-kunang ketika seketika bangun dari duduk yang agak lama. Jika demikian, kemungkinan besar Anda sedang mengalami Anemia atau gejala kurang darah yang sangat mengganggu aktifitas.

Advertisement

Kurang darah adalah kondisi dimana darah kekurangan protein yang disebut dengan hemoglobin(Hb). Tugas hemoglobin ini sangat penting bagi tubuh manusia, terutama untuk mengedarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh berbagai bagian tubuh. Itulah kenapa, jika Anda merasakan gejala anemia seperti yang dijelaskan diawal paragraf. Tanda hemoglobin rendah lainnya adalah sakit perut, mual, muntah, diare,  demam dan sembelit .

Seseorang bisa mengalami kurang darah oleh banyak sebab, karena penyakit, kurang nutrisi, gaya hidup yang buruk, atau karena pendarahan. Cegah anemia dengan melakukan gaya hidup sehat, tidur cukup, tidak merok*k, mirasantika, dan melaksanakan pola makan sehat dan teratur. Zat Besi merupakan elemen penting yang berguna untuk membantu membentuk sel darah merah. Suplemen zat besi harus dikonsumsi jika kadar hemoglobin Anda  terlalu rendah, namun harus sesuai dengan petunjuk dokter. Karena kelebihan zat besi bisa mengakibatkan efek samping lain yang tak diharapkan.

Makanan untuk meningkatkan hemoglobin – mencegah dan mengatasi kurang darah (anemia)

Hemoglobin akan terbentuk dalam tubuh ketika kita makan-makanan yang kaya hemoglobin. Berikut ini tentang sumber makanan yang menyediakan semua elemen yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin .

1 . Seafood :

Seafood adalah makanan sumber hemoglobin. Berbagai jenis makanan laut seperti tuna, kerang, lele, salmon, tiram dan sarden merupakan sumber hemoglobin yang baik.

2 . daging :

Daging adalah sumber makanan paling kaya hemoglobin. Daging juga mengandung vitamin B – 12, yang juga berguna untuk membantu  menjaga tingkat zat besi yang normal dalam tubuh. Daging merah adalah sumber hemoglobin terbaik.

Lihat juga :  Menggunakan Minyak Zaitun untuk Pengobatan

3 . telur :

Kuning telur merupakan sumber yang juga sangat kaya hemoglobin. Kuning telur kaya zat besi yang membantu tubuh untuk memproduksi hemoglobin.

4 . Produk susu :

Produk susu seperti susu, buttermilk, dadih dan keju juga merupakan sumber hemoglobin yang baik.

5 . Kacang-kacangan :

Kacang-kacangan seperti buncis, kacang kering, pinto atau kacang putih mengandung jumlah zat besi yang baik. Labu dan biji labu juga dapat membantu untuk meningkatkan tingkat hemoglobin dalam darah .

6 . sayuran :

Sayuran seperti bit dan bayam, yang banyak tersedia di pasar sangat membantu dalam pembentukan hemoglobin. Hal ini membantu untuk meningkatkan tingkat jumlah sel darah merah.

7 . buah :

Buah-buahan juga merupakan sumber terbesar dari zat besi. Buah juga banyak mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral, yang sangat penting bagi tubuh manusia . Buah yang kaya akan zat besi adalah semangka, kismis, anggur, tomat, apel, pisang, jeruk, stroberi dan alpukat .

8 . Rempah-rempah :

Rempah-rempah seperti thyme, jinten, oregano, kunyit, jahe, kemangi, kayu manis merupakan sumber yang kaya zat besi. Oleh karena itu, jangan lupa untuk menyertakan rempah-rempah ini kedalam diet Anda.

9 . Biji-bijian :

Biji-bijian seperti , tepung terigu, beras, beras merah, sereal dan roti juga merupakan sumber zat besi. Seluruh biji-bijian juga merupakan sumber serat terbaik.

10 . Buah kering :

Buah yang dikeringkan seperti aprikot, plum, kurma dan kismis adalah juga merupakan sumber hemoglobin. Kandungan zat besi yang tinggi dalam buah kering akan membantu dalam membentuk pigmen merah dalam darah.

11 . cokelat :

Kabar baik bagi pecinta cokelat, karena makan coklat yang terbuat dari 60% kakao juga dapat meningkatkan kadar hemoglobin. Dark cocolate adalah cokelat terbaik bagi kesehatan, karena terbuat dari 65% kakao.

Fakta zat besi:

  • Zat besi juga membantu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Wanita membutuhkan zat besi lebih sedikit daripada laki-laki .
  • Wanita yang berusia antara 14-18 harus mengkonsumsi setidaknya 15 mg zat besi setiap hari .
  • Mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi sangat dibutuhkan selama menstruasi dan kehamilan.
  • Tanda kekurangan zat besi termasuk kelelahan, lemah, sesak napas, pusing, mudah marah dan sakit kepala, tangan dan kaki merasa dingin, kulit pucat, kuku rapuh, detak jantung yang tinggi, serta kurang nafsu makan.
Lihat juga :  Adakah Efek buruk Nasi Goreng bagi Kesehatan?

Perhatian :

Zat besi terutama sangat dibutuhkan tubuh dalam membentuk hemoglobin. Namun Hindarilah menggunakan suplemen zat besi yang terlalu banyak. Efek samping kebanyakan suplemen zat besi dapat menyebabkan gangguan perut, mual, muntah , diare, demam dan sembelit. Untuk itu sebaiknya minum suplemen zat besi sesuai dengan resep dan saran dokter.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *