Apakah Gula alami dalam buah itu sehat?

buah paling tinggi nutrisi diduniaAnda mungkin pernah mendengar pendapat, yang mengatakan bahwa buah terutama buah tropis banyak mengandung gula. Karena gula berlebihan tentu tak sehat, maka makan banyak buah bukanlah cara yang lebih sehat.

Advertisement

Beberapa tahun lalu orang mungkin berfikir untuk mengganti buah dengan lebih banyak sayuran karena popularitas diet rendah karbohidrat waktu itu. Hingga kini, nampaknya mitos ini masih berlangsung. Masih banyak orang yang mengatakan jika mereka menghindari makan buah karena menurut mereka semua buah mengandung gula, atau sarat dengan karbohidrat. Apa yang terjadi?, apakah buah segar, yang banyak orang katakan sangat sehat itu terkalahkan manfaatnya oleh kandungan gula alaminya?

Baca juga : Diet rendah karbohidrat untuk menurunkan berat badan?

Fakta gula dalam buah

Kita akan membicarakan seluruh jenis buah yang segar. Buah segar menawarkan jauh lebih banyak daripada gula alami yang terdapat didalamnya. Kandungan ini termasuk air, vitamin, mineral, serat dan fitonutrisi (zat alamiah tanaman yang banyak manfaatnya bagi tubuh). Di mana lagi Anda bisa mendapatkan paket sehat seperti itu, yang hanya paling tinggi memberikan sekitar 75 kalori per porsi?

Pendapat yang mengatakan buah sarat dengan karbohidrat atau sarat gula, juga perlu dimasukkan ke dalam perspektif. Memang benar bahwa mayoritas kalori yang disediakan oleh buah adalah berasal dari karbohidrat – yaitu yang sebagian besar dalam bentuk fruktosa, yang merupakan gula alami dalam buah.

Tapi itu sifat seperti itu bukan hanya pada buah, semua makanan nabati mengandung karbohidrat. Dan itu berarti bahwa buah bukan hanya memberikan gula alami saja, tetapi disana juga ada pati yang sehat serta struktur senyawa seperti selulosa, yang menyediakan serat. Ketika Anda makan sayuran, sebagian besar kalori yang Anda makan berasal dari karbohidrat juga. Tapi Anda mungkin tidak pernah mendengar keluhan orang yang mengatakan “sayuran sarat dengan karbohidrat”.

Sebelum menolak makanan yang dikatakan sarat dengan gula, atau terlalu tinggi karbohidrat, pertimbangkan bahwa tidak hanya jumlah gula atau karbohidrat yang Anda makan, tetapi juga bentuk karbohidrat. Ada perbedaan nilai nutrisi yang besar dari karbohidrat alami yang ditemukan dalam buah-buahan dan makanan nabati lainnya, yaitu gula, pati dan serat. Mereka tidak pernah ditemukan pada semua kalori kosong yang kita dapatkan dari gula tambahan yang ditemukan dalam segala makanan olahan seperti brownies atau saus barbekyu.

Lihat juga :  Manfaat dan kandungan Gizi Daun Singkong

Berbicara tentang porsi buah, berapa banyak gula yang kita bicarakan?

Satu buah jeruk rata-rata hanya mengandung sekitar 12 gram gula alami (atau sekitar 3 sendok teh), dan satu cangkir buah stroberi hanya mengandung sekitar 7 gram gula (atau kurang dari dua sendok teh). Baiknya, Anda juga mendapatkan 3 gram serat, jumlah cukup vitamin C, antioksidan yang sehat, dan beberapa asam folat plus kalium untuk kesehatan yang optimal – semua itu hanya akan dikenakan ongkos yang murah, hanya sekitar 50 atau 60 kalori saja!. Buah seluruhnya adalah gula?, saya kira tidak.

Baca juga : Manfaat Serat bagi kesehatan tubuh

Sebagai contoh sebaliknya, hanya 20 ons softdrink akan memberikan tubuh Anda sekitar 225 kalori, dan tentu tidak memberikan Anda dengan antioksidan, vitamin, mineral, atau serat. Anda hanya akan menenggak air berkarbonasi murni, yang mungkin beserta tambahan beberapa zat rasa dan warna warna buatan, dan 60 gram gula tambahan(sekitar 1/3 cangkir).

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *