Bolehkah Penderita Diabetes Makan Buah Semangka?

Semangka adalah buah yang sangat menarik untuk dimakan terutama pada saat cuaca sedang panas, karena selain rasanya yang manis semangka juga mengandung kadar air yang sangat tinggi hingga 90%. Bagaimana bagi diabetes?, apakah makan semangka diperbolehkan bagi orang dengan diabetes?

Advertisement

Poin kuncinya semangka memiliki indeks glisemik yang tinggi yaitu 72 per 100gram, sehingga seharusnya harus dikonsumsi secara berhati-hati. Namun semangka memiliki banyak kandungan vitamin dan antioksidan terutama lycopene yang bermanfaat untuk menurunkan komplikasi diabetes terutama penyakit kardiovaskular yaitu penyakit jantung. Perlu diketahui bahwa sebanyak 68% orang tua yang berusia 65 keatas meninggal karena jenis penyakit jantung. Badan diabetes Amerika, American Diabetes Association telah mengklasifikasikan bahwa diabetes adalah satu dari tujuh faktor risiko penyakit jantung. Baca terus artikel ini untuk mengetahunya secara lengkap!

Bolehkah penderita diabetes makan buah semangka

Semangka sangat bermanfaat bagi kesehatan, bahkan bisa mengurangi risiko penyakit jantung bagi penderita diabetes

Manfaat buah semangka

Semangka merupakan buah yang sangat sehat, karena ia mengandung berbagai nutrisi termasuk vitamin, mineral, dan zat antioksidan. Hal ini terutama mengandung tinggi Vitamin C, Vitamin B6, Vitamin A, Kalium, magnesium, zat besi, serat, dan kalsium.

Vitamin A pada 280 gram semangka menyediakan sekitar 31% kebutuhan harian yang disarankan, bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, jantung, ginjal, dan paru-paru.

Vitamin C pada semangka dalam porsi yang sama mampu menyuplai kebutuhan harian vitamin C hingga 37%. Vitamin C dikenal bermanfaat meningkatkan kekebalan tubuh dari infeksi virus flu, mencegah kanker, dan menjaga kesehatan jantung.

Semangka juga merupakan makanan yang berserat tinggi, sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan pencernaan dan mendetkosifikasi racun dalam tubuh.

Semangka bermanfaat untuk penderita diabetes?

Tidak ada penelitian yang secara langsung mengaitkan antara makan semangka dan pengelolaan diabetes. Namun ada bukti penelitian yang menunjukkan bahwa semangka bisa mengurangi risiko komplikasi diabetes tertentu.

Hal ini dikaitkan dengan lycopene, sebuah antioksidan kuat yang memberikan warna cerah pada buah semangka yang juga terdapat dalam buah tomat. Meskipun masih diperlukan banyak penelitian, namun penelitian awal menunjukkan bahwa lycopene dalam tomat mungkin terkait dengan penurunan faktor risiko penyakit jantung.

Ada data yang menunjukkan bahwa sebanyak 68% orang tua dengan diabetes yang berumur 65 tahun keatas meninggal akibat penyakit jantung. Atas dasar ini, ADS menggolongkan diabetes sebagai 1 dari 7 faktor risiko penyakit jantung.

Pendekatan Glisemik untuk buah semangka

Indeks glisemik adalah nilai yang digunakan untuk melihat seberapa cepat gula diserap tubuh dan memasuki darah. Setiap jenis makanan diberikan nilai indeks glisemik 1 sampai 100. Nila ini ditentukan sesuai dengan bagaimana satu makanan di bandingkan dengan item referensi, yang biasanya digunakan adalah roti putih dan gula.

Selain indeks glisemik, ada juga beban glisemik yaitu kombinasi antara indeks glisemik dan kandungan karbohidrat sebenarnya pada makanan. Dikatakan beban glisemik memberi nilai nyata tentang bagaimana makanan tertentu bisa mempengaruhi tingkat kadar gula darah.

Pendekatan seperti ini sering dipakai oleh orang dengan diabetes untuk mengelola kadar gula darah mereka dengan menghitung asupan karbohidrat. Misalnya makanan dengan indeks glisemik rendah dianggap memiliki kemungkinan yang kecil untuk menaikkan kadar gula darah.

Indeks glisemik 55 ke bawah dianggap rendah, 55-69 dianggap sedang, dan 70 keatas adalah dianggap tinggi.

Sementara beban glisemik dibawah 10 adalah rendah, diatas 10-19 adalah sedang, 20 keatas adalah dianggap tinggi.

Untuk buah semangka memang memiliki indeks glisemik yang tinggi yaitu 72, namun memiliki beban glisemik yang rendah yaitu cuma 2 per 100gr. Meskipun demikian perlu untuk menyeimbangkan semangka dengan makanan lain yang rendah indek glisemik untuk menurunkan potensi kenaikan gula darah.

Meskipun buah semangka memiliki manfaat, namun sangat penting untuk menyeimbangkannya dengan jenis buah yang memiliki indeks glisemik rendah. Hindari buah yang diberi gula tambahan, seperti jus buah, buah kalengan, dan termasuk buah kering. Jadi usahakan hanya memilih buah-buahan segar, karena tidak mengandung gula tambahan.

Kesimpulan makan buah semangka bagi diabetes

Jika penderita diabetes ingin memasukkan semangka kedalam rencana makan, maka yang terbaik adalah dengan melihat keseluruhan makanannya. Jadi disarankan makan buah semangka secukupnya.

Mintalah petunjuk dokter Anda jika ingin menambahkan asupan gula sehat termasuk yang berasal dari buah semangka. Dokter akan melihat keseluruhan profil kesehatan Anda dan akan mengarahkan ke ahli gizi untuk menentukan rencana diet yang sesuai dengan kesehatan Anda, mengenai ukuran porsi, hingga makanan pengganti.

Setelah memasukkan semangka kedalam diet sesuai anjuran ahli diet, pastikan untuk mengetahui respon fisik Anda; laporkan jika ada lonjakan darah atau timbulnya masalah kesehatan yang tidak biasa.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *