Apakah stres bisa menyebabkan darah tinggi?

darah tinggiBanyak rumor yang mengatakan jika stres bisa menyebabkan tekanan darah meningkat. Memang benar, tapi stres bukanlah faktor yang mendasari hipertensi. Beberapa faktor yang menyebabkan darah tinggi termasuk obesitas, masalah pembuluh darah dan genetika. Situasi stres akan melepaskan hormon stres yang akan menyempitkan pembuluh darah dan mempercepat detak jantung, sehingga tekanan darah akan meningkat. Namun kondisi tekanan darah yang meningkat akibat  stres ini akan normal kembali ketika stres sudah menghilang. Jadi, stres akan meningkatkan tekanan darah tinggi hanya pada saat itu, atau hanya terjadi sementara.

Advertisement

Baca juga : Gejala dan penyebab tekanan darah tinggi

Keterkaitan Stres dengan darah tinggi

Penting juga untuk dicatat bahwa stres bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh, yang pada akhirnya menyebabkan rentan terhadap infeksi dan flu. Gejala stres lainnya termasuk sakit kepala, sembelit, diare, insomnia, dan mulas, yang bisa berdampak negatif terhadap kesehatan secara keseluruhan. Stres juga seringkali menyebabkan orang berperilaku yang tidak sehat, seperti makan berlebihan, diet tidak tepat, tidur berlebihan, berhenti berolahraga, mer*kok, minum alk*hol, dll. Termasuk merubah gaya hidup yang banyak mengkonsumsi makanan tinggi garam dan lemak, yang semua ini bisa berpengaruh terhadap obesitas dan masalah pembuluh darah. Dengan demikian, stres secara tidak langsung terkait dengan masalah hipertensi.

Cara mengelola Stres dan mencegah hipertensi

  • Beberapa orang yang rentan terhadap tekanan darah tinggi misalnya faktor genetika, stres bisa semakin meningkatkan risikonya. Memang tidak banyak yang bisa kita lakukan jika berkaitan dengan riwayat keluarga, namun penanganan stres yang baik dan efektif bisa membatasi faktor resiko Anda.
  • Cara paling mudah agar stres tidak mempengaruhi hipertensi adalah dengan menghindari segala perilaku tidak sehat yang bisa berkontribusi terhadap kondisi kesehatan ini. Jika Anda cenderung memakan makanan tinggi garam, makanan berminyak, atau tinggi lemak jenuh saat Anda sedang stres, cobalah untuk melatih membiasakan diri memilih makanan yang sehat seperti buah-buahan, sayuran, dan produk gandum yang tinggi serat dan rendah kalori.
  • Akan lebih baik lagi jika Anda mau keluar rumah untuk berlatih ke gym jika sedang stres. Olahraga akan membuat tubuh melepaskan zat kimia tertentu seperti norepinephrine, yang telah terbukti bisa membantu pikiran menjadi lebih efisien untuk melepaskan stres. Latihan Olahraga yang dilakukan sedikitnya 30 menit setiap hari setidaknya untuk sementara bisa menghibur fikiran Anda. Olahraga juga bermanfaat untuk menjaga berat badan yang sehat, sehingga akan membantu Anda untuk mengontrol tekanan darah dan mengurangi resiko hipertensi.
  • Obat penurun tekanan darah tinggi dapat mengontrol hipertensi, tetapi tidak banyak membantu untuk mengelola stres. Untuk itu Anda perlu untuk menemukan cara-cara sehat untuk mengatasi stres, misalnya mencari seorang terapis atau psikolog untuk membantu mengatasi semua masalah fikiran Anda.
  • Anda juga bisa memilih cara meditasi yang dibantu oleh seorang ahli yang profesional. Namun juga penting untuk terus minum obat yang telah disarankan oleh dokter, jika Anda memang telah didiagnosa hipertensi.
Lihat juga :  Makanan yang buruk bagi pencernaan

Jika khawatir stres Anda berkembang menjadi hipertensi, sebaiknya mendatangi dokter untuk memeriksakan tekanan darah Anda. Cari tahu apa penyebabnya jika memang diketahui ada hipertensi. Kelola stres dengan menghindari perilaku yang tidak sehat, seperti tidak mer*kok, membatasi asupan alk*hol, menghindari makanan cepat saji, dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *