Apakah Minum Kopi bisa Menyebabkan sakit Maag?

Apakah kopi bisa menyebabkan sakit maagApakah kopi yang diketahui mengandung antioksidan ini dapat menyebabkan ulserasi pada saluran pencernaan?. Asupan kopi bisa mengarah kepada pembentukan tukak lambung tidak terdengar masuk akal. Kopi tidak menyebabkan ulkus, maag atau tukak. Unsur penting yang ditemukan dalam kopi sangrai sebenarnya membantu untuk mengurangi sekresi asam lambung. Oleh karena itu pilihlah kopi kopi hitam yang disangrai untuk menjaga tingkat keasaman di lambung.
Istilah ‘ulkus” merujuk kepada luka terbuka yang terjadi diperut yang dikenal menyakitkan, dan orang mengenalnya dengan sebutan sakit maag atau ulkus lambung. Ulkus yang mempengaruhi bagian atas pada usus kecil disebut tukak lambung. Ulkus berbentuk seperti kawah kecil berwarna merah(bisul) yang mempengaruhi lapisan usus atau perut. Ketidaknyamanan di daerah perut ini akan diikuti oleh kembung dan kehilangan nafsu makan, dan itu merupakan 2 gejala tukak lambung yang paling umum. Ada asumsi umum yang mengatakan bahwa minum-minuman yang berkafein, seperti kopi, menyebabkan ulkus pada saluran pencernaan. Berikut di bawah peneltitian tentang hubungan antara konsumsi kopi dan ulserasi di perut.

Advertisement

Apakah Minum Kopi bisa menyebabkan ulkus, tukak lambung, atau Maag?

Apakah asupan kopi menyebabkan pembentukan ulkus di lambung atau usus?. Jawabannya “Tentu tidak !”. Dalam sebagian besar kasus ulkus, infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) adala yang memicu perkembangan ulkus. Sebagian kecil kasus sakit maag telah dikaitkan dengan kebiasaan mer*kok, dan penggunaan obat antiinflamasi seperti ibuprofen atau aspirin. Namun, kopi yang ditusuh sebagai penyebab sakit maag adalah mitos yang perlu dibantah. Kopi memang secara alami bersifat asam, tetapi hal itu tidak berarti bisa menyebabkan perkembangan ulkus. Bahkan, mengonsumsi salah satu jenis makanan yang asam secara teratur akan mencegah ulserasi di perut atau usus.

Lihat juga :  Obat Tradisional untuk Mengatasi Asam Urat

Stres dan diet (makanan pedas, makanan yang sangat asam, dan minuman, termasuk kopi) umumnya dianggap sebagai faktor penyebab perkembangan ulkus atau sakuit maag. Akan tetapi klaim tersebut terbukti tidak benar, karena hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan kasus ulkus terjadi karena infeksi bakteri H. Pylori. Sedangkan sisanya disebabkan karena gangguan usus dan kebiasaan yang tidak sehat (mer*kok).

Kopi banyak mengandung berbagai senyawa, seperti katekol dan kafein, yang bersifat mengiritasi lambung serta mendorong produksi asam lambung. Setelah meninjau kandungan dalam kopi, ternyata minuman ini memiliki bahan kimia penghasil asam yang bisa memperburuk sakit maag, akan tetapi tidak untuk berkontribusi dalam pengembangan ulkus.

Apakah Minum Kopi memperparah sakit maag?

Kemungkinan besar, minum kopi tidak akan memperburuk ulkus. Namun kita tidak bisa mengabaikan bahwa kopi adalah minuman asam yang dapat mengiritasi lambung. Mengkonsumsi kopi terlalu banyak mungkin bisa menyebabkan asam lambung, sehingga asam lambung yang berlebih akan memungkinkan untuk naik kedaerah tenggorokan sehingga memicu sensasi terbakar. Bagi beberapa orang, terutama yang sensitif terhadap kafein, hanya satu cangkir kopi bisa memicu gejala asam lambung. Oleh karena itu, asupan kopi kemungkinan akan meningkatkan produksi asam lambung, yang pada akhirnya bisa memperburuk rasa sakit yang terkait dengan sakit maag. Jika daerah yang mengalami ulserasi terkena asam lambung, maka akan memperburuk rasa nyeri yang ditimbulkan.

Mengingat kopi mengandung kadar asam yang tinggi, seringkali dianjurkan untuk menghindari mengkonsumsi minuman ini ketika didiagnosis dengan ulkus lambung. Selain menghindari kopi dan mengikuti diet sehat, penderita perlu untuk mendapatkan pengobatan yang berguna mengurangi sekresi asam lambung. Minum kopi mungkin juiga akan mengurangi efektivitas obat-obatan, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih lama. Jadi, menghentikan asupan kopi untuk sementara sangat penting untuk mempercepat penyembuhan ulkus.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *