Akibat jika Ibu hamil kurang mendapat asupan gizi

Efek yang paling menonjol akibat dari kekurangan gizi selama hamil adalah bermasalah dengan persalinan, kelahiran prematur, dan melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. Bayi yang lahir dari ibu yang kekurangan gizi juga rentan terhadap infeksi, keterlambatan pertumbuhan, dan gangguan kognitif. Baca terus Artikel ini untuk mengetahui lebih banyak!.

Advertisement

Kita semua membutuhkan asupan sejumlah nutrisi yang seimbang untuk berfungsinya sistem tubuh. Namun persyaratan gizi bisa berbeda-beda, sehubungan dengan usia dan jenis kelamin. Dan kehamilan adalah suatu fase penting dalam kehidupan seorang wanita, dan ibu yang sedang hamil membutuhkan nutrisi yang optimal dan berkualitas baik, untuk mendukung perkembangan janin yang dikandungnya. Keinginan untuk makan yang lebih banyak tentu dialami oleh hampir semua wanita yang hamil, namun mereka juga harus menyadari apa akibatnya jika ada kekurangan nutrisi dan efek dari gizi buruk selama fase kehamilan ini. Hal ini sudah sangat jelas bahwa hal itu akan berdampak negatif, yang akan mempengaruhi kesehatan sang ibu dan bayi.

Malnutrisi dan Kehamilan

Malnutrisi didefinisikan sebagai kurangnya asupan nutrisi yang cukup, yang dibutuhkan untuk fungsi tubuh yang normal. Seiring dengan berjalannya waktu, kekurangan nutrisi akan mempengaruhi organ-organ tubuh, dan bisa menghasilkan masalah yang ringan sampai masalah medis yang parah. Sesuai data medis, wanita hamil, wanita menyusui, dan anak-anak berusia di bawah 3 tahun lebih rentan terhadap efek kekurangan gizi daripada kelompok yang lain.

Mulai dari saat konsepsi, seorang wanita memegang tanggung jawab untuk mengikuti diet yang sehat dalam jumlah yang banyak, untuk mendukung pertumbuhan kehidupan didalam seluruh bagian rahimnya. Seorang ibu hamil wajib tahu bahwa asupan gizi sehari-hari tidak hanya penting untuk kesehatan, tapi juga sangat penting untuk menjaga kesehatan yang baik untuk bayinya. Dengan pertimbangan ini, gizi buruk atau malnutrisi selama fase ini adalah penyebab utama dari konsekuensi kehamilan yang buruk.

Lihat juga :  Tekanan darah rendah selama kehamilan

Baca juga : Pentingnya Manfaat asam Folat bagi Kehamilan

Berikut efek buruk jika seorang wanita mengalami kurang gizi selama kehamilan :

Berat lahir rendah

Jika seorang ibu hamil mengalami kekurangan gizi, maka bisa dipahami bahwa bayi dalam rahim ibu juga tidak menerima cukup nutrisi. Dengan kata lain, nutrisi dan mineral amatlah penting untuk pertumbuhan seumur hidup, dan tidak disediakan dalam jumlah yang cukup. Akibatnya, bayi akan menunjukkan tingkat pertumbuhan yang buruk dan berat badan yang rendah. Efek umum dari kurang asupan gizi selama kehamilan pada tubuh adalah sistem kekebalan tubuh yang rendah, risiko terkena penyakit lebih besar, dan stamina yang rendah.

Berpotenis anak dengan IQ rendah

Beberapa efek malnutrisi saat hamil bisa dibawa oleh anak sepanjang seluruh hidupnya. Katakanlah misalnya, bayi yang kurang gizi rentan terhadap infeksi. Ini tidak hanya terjadi pada tahap awal pertumbuhannya, akan tetapi juga dalam masa dewasa dalam kehidupannya. Hal ini juga diklaim bahwa gangguan kognitif serta IQ yang rendah secara langsung terkait dengan gejala kekurangan gizi, terutama selama masa kehamilan.

Keterbelakangan pertumbuhan pada anak

Wanita hamil yang memiliki gizi buruk, bisa melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Anak-anak yang dilahirkan dari ibu ini lebih rentan terhadap keterbelakangan pertumbuhan, kurang koordinasi, penglihatan buruk, kesulitan belajar, dan banyak penyakit lainnya. Anemia merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena gizi buruk, yang mempengaruhi beberapa wanita hamil di seluruh dunia. Hal ini juga meningkatkan risiko kematian ibu dan bayi saat melahirkan. Efek serius lainnya adalah kelahiran prematur, kesulitan persalinan, perdarahan postpartum, dan cacat lahir.

Gizi rendah selama menyusui

Efek buruk terhadap perkembangan anak tidak hanya dikaitkan dengan kekurangan nutrisi selama kehamilan, juga bisa terjadi karena ibu kekurangan gizi selama periode menyusui. Dalam dua tahap ini, diet kehamilan dan diet untuk ibu menyusui yang terencana sangat penting bagi kesehatan bayi. Memang, kesehatan dan kesejahteraan individu sebagian besar tergantung dengan nutrisi yang diberikan dalam tiga tahap, yaitu, Kehamilan, menyusui, dan anak usia dini.

Baca juga : Memberikan ASI menambah kecerdasan Anak

Lihat juga :  Pentingnya Manfaat asam Folat bagi Kehamilan

Untuk meminimalkan efek ini, seorang wanita yang berencana untuk konsepsi harus mengembangkan kebiasaan makan yang baik dan mau merubah pola makan. Menjadi fit sebelum kehamilan juga penting, karena janin yang sedang berkembang tergantung pada nutrisi yang telah disimpan ibunya untuk pertumbuhan yang cepat selama awal-awal bulan kehamilan. Berkonsultasi ahli gizi adalah pendekatan praktis untuk mengerti mengenai kebutuhan nutrisi untuk kesehatan yang optimal dari ibu dan bayi.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *